Terkait THR Karyawan Swasta, Distranaker Nunukan Tunggu Arahan Provinsi 

benuanta.co.id, NUNUKAN – Kementerian Ketenagakerjaan telah merilis Surat Edaran (SE) Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2024 bagi Pekerja di perusahaan.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distranaker) Kabupaten Nunukan, Masniadi membenarkan hal itu, dan pihaknya telah mengetahui adanya edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan. Sebelum merealisasikan aturan tersebut, pihaknya lebih dulu menunggu Surat Edaran (SE) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

“Semoga secepatnya kita mendapat surat edaran dari Provinsi Kaltara, sehingga akan kita teruskan ke perusahaan yang ada di Kabupaten Nunukan,” kata Masniadi, kepada benuanta.co.id pada Rabu, 20 Maret 2024.

Baca Juga :  Lapas Nunukan Gelar Apel Berantas Halinar dan Razia Kamar Warga Binaan

Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Nunukan juga mencatat jumlah perusahaan di Nunukan sebanyak 132 perusahaan di antaranya ada 40 perusahaan besar.

“40 perusahaan ini wajib untuk memberikan THR, sedangkan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bisa juga memberi tapi tergantung kemampuan mereka tidak bisa dipaksakan,” jelasnya.

Dia juga menjelaskan setiap perusahaan yang sudah memberikan THR wajib untuk melaporkannya, karena itu nanti akan dilakukan monitoring oleh pengawas dari provinsi.

Baca Juga :  PLBL Liem Hie Djung Belum Tambah Armada untuk Mudik Lebaran

Dalam aturan Menteri Ketenagakerjaan bahwa THR 2024 wajib diberikan paling lambat H-7 Lebaran dan harus dibayar penuh tidak boleh dicicil.(*)

Reporter: Darmawan

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *