Pemkab Nunukan akan Usulkan 500 P3K Formasi Kesehatan dan Guru ke Kemenpan RB

benuanta.co.id, Nunukan – Pemerintah Kabupaten Nunukan, akan mengusulkan ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tenaga guru dan tenaga kesehatan tahun 2023.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, H Surai yang mengatakan dalam waktu ini, ia beserta Bupati Nunukan Hj Asmin Laura, Sekretaris Daerah Serfianus dan perwakilan anggota DPRD Nunukan dari masing-masing wilayah akan bertandang ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait pengusulan PPPK (P3K).

Baca Juga :  Pengelola Keuangan di Nunukan Ikut Bimtek Bendahara Pengeluaran

“Rencananya kalau tidak ada halangan, tanggal 15 Mei ini kita beserta rombongan Bupati Nunukan akan ke Kemenpan RB dan BKN untuk mengusulkan dan memperjuangkan dua formasi P3K ini,” ungkap Surai kepada benuanta.co.id.

Dikatakannya, usulan yang akan disampaikan Pemkab Nunukan sebanyak 500 tenaga P3K yang terdiri dari 300 untuk formasi guru dan 200 untuk formasi tenaga kesehatan. Surai menyampaikan, tenaga kesehatan dan tenaga guru sangat menjadi prioritas dari Pemkab, hal ini lantaran di beberapa wilayah pedalaman di Nunukan masih sangat minim tenaga guru maupun tenaga kesehatan, sehingga dengan adanya pengajuan P3K ini, pelayanan pendidikan dan kesehatan di Kabupaten Nunukan bisa semakin maju dan baik lagi.

Baca Juga :  Pengelola Keuangan di Nunukan Ikut Bimtek Bendahara Pengeluaran

Menurutnya, total jumlah 500 tenaga P3K yang akan diusulkan tersebut sejatinya masih kurang, hal ini melihat dan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah yang mana tidak boleh melebihi 30 persen dari belanja pegawai.

“Sebenarnya ini masih kurang, untuk tahun ini pada formasi guru yang kita butuhkan 400 tapi usulan kita hanya 300, begitu juga dengan formasi tenaga kesehatan kita butuhkan 500 tapi hanya kita usulkan 200, itu semua kembali lagi ke kemampuan keuangan daerah kita, kalau dari kita maunya mengusulkan sebanyak mungkin tapi kan semuanya kembali lagi ke daerah,” jelasnya. (*)

Baca Juga :  Pengelola Keuangan di Nunukan Ikut Bimtek Bendahara Pengeluaran

Reporter: Novita A.K

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *