Pasca Docking, Dishub KTT Prediksi Kembali Beroperasinya Kapal Feri Terjadi Lonjakan Penumpang

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Jelang Arus mudik lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tana Tidung (KTT) bakal perketat pengamanan dan pelayanan yang ada disejumlah pelabuhan yang ada di KTT.

Kabid Sarana-prasarana Dishub KTT, Vito mengatakan kalau pengamanan disejumlah pelabuhan jelang arus mudik, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh dishub bersama dengan instansi gabungan.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

“Biasanya akan ada pos yang kita buat di setiap pelabuhan, tujuannya agar aktivitas mudik di KTT dapat berjalan lancar dan aman,”kata Vito pada Ahad, 16 April 2023.

Baca Juga :  Tancap Gas! Kawan Ibrahim Ali Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Golkar dan Hanura

Dalam arus mudik lebaran tahun 2023 ini, Vito menyebutkan bakalan terjadi arus mudik yang besar, mengingat kapal feri KM. Manta sendiri baru akan beroperasi besok 17 April 2023.

“Biasanya aktivitas mudik sudah mulai terlihat sepekan sebelum cuti bersama, namun karena saat ini KM. Manta baru beroperasi setelah masa docking. Jadi perkiraan kita arus mudik akan membludak saat hari pertama KM. Manta beroperasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Tancap Gas! Kawan Ibrahim Ali Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Golkar dan Hanura

Jika nantinya aktivitas mudik bakalan membludak Vito mengaku sudah menyiapkan personel tambahan untuk memantau aktivitas pemudik di Pelabuhan Sembawang.

Dimana hal itu dilakukan agar tidak terjadinya, desakan antrean saat hendak mau mudik menggunakan kapal feri.

“Sama seperti tahun sebelumnya, kita akan tetap menggunakan sistem antrian, jadi kita muatan kapal feri overload makan calon pemudik harus bermalam dulu atau mencari alternatif angkutan lainnya,” bebernya.

Baca Juga :  Tancap Gas! Kawan Ibrahim Ali Kembalikan Formulir Pendaftaran ke Golkar dan Hanura

“Namun dari pengalaman kita juga. Meski antrian akan membludak aktivitas pemudik tidak akan terganggu, mengingat kapal feri juga akan beroperasi setiap hari pulang-pergi dari KTT dan Kota Tarakan,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *