Temui Ditjen PPI Kemenkominfo, Hendri Minta Atensi soal Internet

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung, melakukan kunjungan ke PT. Telkomsel dan Direktorat Jenderal PPI Kementerian Kominfo.

Dalam kunjungan kerja (Kunker) yang dilakukan oleh Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) Hendrik banyak menyampaikan persoalanya yang ada di KTT, khususnya mengenai jaringan telekomunikasi.

Menurutnya persoalan jaringan telekomunikasi yang ada di KTT memang sudah ada sejak lama. Oleh karena itu saat ini Pemkab KTT menjadikan penyelesaian persoalan Jaringan seluler sebagai program prioritas Pemkab KTT.

Baca Juga :  Viral Caleg Protes Jumlah Perolehan Suaranya di KTT, Bawaslu Kaltara Minta Buat Laporan dan Bukti

“Baik penambahan BTS dan kebutuhan jaringan lainnya seperti jaringan listrik sudah kita tambah setiap tahunnya dan sudah banyak desa yang dulunya tidak mendapatkan jaringan, kini terakses oleh jaringan. Tapi tentu, ada juga yang masih belum,” kata Hendrik, Ahad, 4 Februari 2024.

Hendrik menyampaikan, permasalahan telekomunikasi yang ada di beberapa desa khususnya terkait dengan ketersediaan internet di beberapa desa yang belum maksimal. Kemudian mencari solusi yang terbaik untuk desa dengan permasalahan belum tersedianya layanan jaringan Telkomsel.

Baca Juga :  Viral Caleg Protes Jumlah Perolehan Suaranya di KTT, Bawaslu Kaltara Minta Buat Laporan dan Bukti

“Secara garis besar untuk jaringan seluler biasa semua desa di KTT sudah terpenuhi. Hanya saja tidak untuk internet karena masih ada beberapa desa yang belum bisa diakses internet,” jelasnya.

“Makanya di sini kita menyampaikan persoalan ini, apalagi target pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan Pemkab KTT ini sama, yakni menyelesaikan persoalan jaringan internet untuk menuju Indonesia digital,” tambahnya.

Dalam pertemuan ini Hendrik pun berharap ada tindak lanjut dari Dirjen PPI Kemenkominfo untuk mengatasi permasalahan internet di KTT, mengingat jaringan internet saat ini sudah menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga :  Viral Caleg Protes Jumlah Perolehan Suaranya di KTT, Bawaslu Kaltara Minta Buat Laporan dan Bukti

“Baik bekerja, berjualan dan bersekolah semuanya harus menggunakan internet. Karena internet saat ini merupakan adaptasi dari kemajuan zaman. Makanya kita ingin kedepan KTT bisa diakses full oleh jaringan internet,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *