Dishub KTT Belum Tentukan Anggaran Pemasangan PJU, Masih Tahap Pemetaan

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tana Tidung (KTT) optimis kalau perencanaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di Jalan KTT dapat segera terpasang di titik-titik Jalan yang dianggap rawan kecelakaan.

Meski optimis dalam pelaksanaannya masyarakat KTT harus bersabar. Pasalnya, untuk perencanaan PJU sendiri baru dapat diajukan pada tahun ini, sehingga untuk pelaksanaannya kemungkinan besar baru bisa terealisasi pada tahun 2024 mendatang.

Kabid Sarana Prasarana dan Keselamatan, Dishub Tana Tidung Didakus Vito, mengatakan tahun ini pihaknya baru bisa mengajukan perencanaan terkait pemasangan PJU dan jika disetujui, maka pelaksanaannya bisa terealisasi pada tahun 2024.

Baca Juga :  12 Kasus DBD di Tana Tidung Awal Tahun 2023, Dinkes Gencarkan Fogging

“Kecuali ada dibantu oleh pihak lain seperti swasta atau Dishub provinsi. Tapi kalau mengandalkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD) maka harus disesuaikan. Jika diajukan tahun ini, maka tahun depan barus bisa dikerjakan,” Kata pria yang akrab disapa Vito, saat dihubungi benuanta.co.id, Senin, 16 Januari 2023.

Ia menjelaskan ada beberapa faktor yang membuat Dishub KTT terlambat dalam membuat perencanaan PJU Ini. Selain karena Dishub KTT sendiri masih merupakan OPD baru di KTT, masih dilakukannya pendataan terhadap aset, juga menjadi faktor lainnya.

Baca Juga :  Masa Jabatan Diperpanjang? Kades Sengkong KTT: Bukan Solusi Membangun Desa

“Dishub sendiri kan baru terbentuk pada tahun 2021 lalu, jadi masih merintis lah dan kita juga masih membuat pemetaan terkait yang mana saja, yang menjadi tanggung jawab Dishub KTT dan Dishub Provinsi,” lanjutnya lagi.

“Karena saat ini masih banyak aset kita yang belum terpetakan dengan baik, sehingga yang kita takutkan ialah kita tidak ingin melangkahi wewenang Provinsi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kades Tideng Pale Setujui Wacana Masa Jabatan Kades 9 Tahun, Ini Alasannya

Sedangkan untuk anggarannya sendiri, Vito mengaku pihaknya belum membahasnya, mengingat saat ini pihaknya masih melakukan pemetaan.

“Kita data dulu, lalu kita tentunya titik dan jumlah PJUnya lalu kita bicara soal anggaran. Makanya kalau untuk saat ini kita belum bisa buka anggarannya berapa,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *