Bawaslu Bulungan Temukan 143 Data Ganda Dukungan Bakal Calon DPD RI

benuanta.co.id, BULUNGAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bulungan menemukan 143 data ganda dukungan bakal calon DPD RI.

Anggota Bawaslu Bulungan, Ali Akbar mengatakan ada satu data memberikan dukungan kepada dua hingga tiga calon DPD RI.

“Ada satu orang KTP-nya itu memberikan dukungan kepada dua hingga tiga calon DPD RI. Nah itu kita kemarin hitung ada 143 data ganda,” bebernya Minggu (15/1/2023).

Ia menegaskan, berdasarkan hasil temuan Bawaslu Bulungan mengimbau kepada KPU Bulungan juga lakukan klarifikasi.

“Itu nanti pekerjaannya KPU untuk melakukan klarifikasi data ganda nama-nama tersebut satu persatu supaya kita tahu sebenarnya mau mendukung bakal calon DPD yang mana orang tersebut,” tuturnya.

Baca Juga :  Warga Heboh, 2 Anak di Tanjung Palas Hampir Diculik

Sebab temuannya data ganda tersebut merupakan berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Begitu kami cek datanya ternyata pekerjaannya ASN dan perangkat desa. Itulah yang kami sampaikan ke KPU supaya teman-teman KPU mengcroscheck itu dari hasil temuan Bawaslu,” terangnya.

Menurutnya, kroscek data ganda oleh KPU sebenarnya bisa dengan video call.

“Mekanisme klarifikasi itukan bisa saja dengan video call, mereka bisa di datangkan di KPU dimintai keterangan untuk memastikan dukungannya tadi, kalau tidak bisa datang ke KPU bisa kirimkan rekaman pernyataan mereka mendukung calon DPD RI siapa,” tuturnya.

Baca Juga :  Usulkan Anggaran Pilkada Rp 180 Miliar, KPU Kaltara Harap Rasionalisasi Tidak Turun Jauh

Terpisah, Ketua Bawaslu Bulungan, Ahmad menjelaskan bahwa sebenarnya data ganda itu ada dua.

“Pertama yaitu data ganda internal yang berkaitan dengan salah satu calon kemudian dukungannya lebih, misalnya di desa a ada namanya si b di desa b ada juga namanya si b tapi dia masih mendukung 1 calon itukan namanya ganda internal. Kalau ganda eksternal, misalnya ada saja satu orang bisa saja mendukung dua atau tiga calon. Jadi di calon a namanya ada di calon b dan c namanya juga ada ini yang harus dipastikan KPU,” tuturnya.

Ditambahkannya, perihal tersebut sudah disampaikan KPU Bulungan.

Baca Juga :  Menkopolhukam Tegaskan Isu Penundaan Pemilu 2024 Bukan dari Pemerintah

“Tinggal KPU yang melakukan klarifikasi dan verifikasi administrasi ini dilakukan sampai hari ini jam 12 malam terakhir,” ungkapnya.

Selain itu, Ahmad menyebutkan ada 4.000 lebih data dukungan DPD RI di Kabupaten Bulungan.

“Karena data dukungan calon DPD RI rupanya memang kalau kita lihat di silon itu misalnya data dukungannya 400 orang. Begitu kita buka data dukungannya kita hitung ternyata tidak sampai 400 orang jadi yang di input itu kadang 78 orang kadang cuma 100 orang,” pungkasnya. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *