oleh

2 Warga Ditemukan Positif Reaktif di Pos Perbatasan Gowa-Makassar

GOWA – Dua warga ditemukan positif reaktif virus Corona (Covid-19) setelah dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan rapid test kepada pengendara di pos perbatasan Gowa – Makassar di Jalan Hertarsning baru, Selasa kemarin (5/5/2020).

“Dari hasil pemeriksaan dilaporkan dua yang positif reaktif satu warga Kabupaten Gowa dan satunya warga Kota Makassar,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Kabid P2P) Dinas Kesehatan Gowa dr Gaffar saat dikonfirmasi.

Menurut dia, di hari kedua pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gowa, dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah pengendara yang memiliki suhu tubuh hingga 38 derajat celcius. Sehingga tim kesehatan yang berada di pos pengamanan mengambil langkah untuk melakukan rapid test.

Baca Juga :  Akibat Arus Pendek Listrik, Tiga Unit Rumah di BTN Antara Makassar 'Dilalap Si Jago Merah'

Kata Gaffar, dua warga yang dinyatakan positif reaktif, memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19. Sebagai tindaklanjut dua warga tersebut didata dan diminta melakukan isolasi mandiri sambil menunggu tes swab.

“Untuk warga, kita besok rencananya tes swab. Kita berharap tetap mengisolasi diri, karena bisa jadi yang bersangkutan sebagai carier dan punya potensi menyebarkan Covid-19 kemana-mana atau biasa disebut orang tanpa gejala (OTG Covid-19),” bebernya.

Meskipun kedua orang tersebut dinyatakan positif reaktif berdasarkan rapid test, kata dr. Gaffar, bukan penentu utama mereka sebagai penderita Covid-19. Melainkan rapid test diagnostik adalah screening atau seleksi antara yang berpotensi dan tidak berpotensi terinfeksi, karena adanya keluhan klinis resiko terpapar dan sebagainya.

Baca Juga :  Akibat Arus Pendek Listrik, Tiga Unit Rumah di BTN Antara Makassar 'Dilalap Si Jago Merah'

“Meski bukan diagnostik, pemeriksaan ini sangat membantu dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. Pemeriksaan diagnostik untuk Covid19 adalah real time-PCR (RT-PCR) melalui swab atau usapan tenggorok. Baik yang positif maupun negatif, tetap mengikuti prosedur isolasi diri, karena diperiksa hanya mereka secara surveilans dianggap ada keterkaitan dengan Covid-19,” tukasnya.

Sementara untuk warga Makassar, yang dinyatakan positif reaktif dari hasil Rapid Test juga sudah dikonfirmasi ke posko Covid-19 Dinas Kesehatan Makassar.

Baca Juga :  Akibat Arus Pendek Listrik, Tiga Unit Rumah di BTN Antara Makassar 'Dilalap Si Jago Merah'

“Informasinya sudah sampai ke Dinkes Makssar dan besok pagi ditindaklanjuti,” lanjutnya.

Sementara itu, Dr Gaffar menyebutkan pemeriksaan akan terus dilakukan selama PSBB. Bahkan rapid test akan dilakukan kepada masyarakat yang terjaring razia oleh Polres Gowa saat pembatasan jam malam.

“Tadi malam bersama Polres Gowa kita juga sudah periksa lebih 100 orang yang terjaring razia. Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” tambahnya.(*)

 

Reporter: M. Yanudin

Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *