“Jalan ini menjadi tanggung jawab atau kewenagan provinsi, tapi tidak pernah diperhatikan, belum pernah ada perbaikan yang benar-benar maksimal,” tegasnya.
Dari temuan-temuan ini, Anggota DPRD Kaltara Dapil Malinau ini berharap pemerintah tidak lepas tangan. Diharapkan Pemprov Kaltara meninjau kembai pekerjaan dari kontraktor terkait manfaatnya. “Tolong disapaikan ke PU, terutama proyek irigasi, tidak ada manfaatnya kalau cuma seperti itu,” sarannya.
Dikonfirmasi sebelumnya terkait dengan proyek irigasi, pembangunan kantor Kejaksaan Negeri dan Kolam Renang Retensi SMA 8 Malinau, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR & Perkim) Provinsi Kaltara, Sunardi memberikan jawaban singkat.
Menurutnya, secara prinsip dan substansi, LKPj Gubernur 2019 sudah diterima pada saat Paripurna di Ruang Sidang DPRD Kaltara yang dilakukan secara Virtual. “Sedangkan terhadap beberapa catatan sudah menjadi perhatian dan masukan pada kami,” singkatnya.(*)
INFORMASI 5 PROYEK PEMPROV KALTARA DI MALINAU
1. Pembangunan Jaringan Irigasi dan Bangunan Pelengkap D.I. Kaliamok Kab. Malinau (Lanjutan DAK);
CATATAN DAN TEMUAN:
– Saluran Irigasi tidak berfungsi dengan baik
– Irigasi tidak memiliki dampak bagi keberlangsungan usaha swah yang ada
– Tanggal Kontrak : 1 Juli 2019
– Nilai Kontrak : Rp 4 M (180 Hari Kalender)
– Penyedia Jasa : CV. Pionir Nunukan Permai
– Konsultan : PT. Indoplan Inti Patria
2. Pembangunan Jaringan Irigasi dan Bangunan Pelengkap D.I. Bengalun Kab. Malinau (Lanjutan) (DAK);
CATATAN DAN TEMUAN:
– jaringan Irigasi ini tidak berfungsi maksimal
– Galian saluran Primer dan Sekunder terlalu dalam sedangkan debit air kurang terlebih pada saat musim curah hujan kurang
– Permukaan lahan sawah yang dialiri lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan air
– Galian atau tepi saluran primer dan sekunder berpotensi longsor
– Tidak adanya jembatan atau box culvert sehingga akses masuk ke lahan2 persawahan yang ada terputus
– Tanggal Kontrak : 2 Juli 2019
– Nilai Kontrak : Rp.4.117.422.300,- (180 Hari Kalender)
– Penyedia Jasa : CV. Emas SUltan
– Konsultan : CV. Gemilang Konsultan
3. Pembangunan Sarana dan Prasarana Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Malinau III;
CATATAN DAN TEMUAN:
– Pembangunan Sarana dan Prasarana Kantor Kejaksaan Negeri Kab. Malinau III Tahun 2018 dan 2019 ada pembangunan kopel masingmasing 1 unit, dan itu sudah selesai 100%, hanya saja sampai saat ini kedua bangunan tersebut belum ada serahterima resmi dari Dinas PU Provinsi.
– Tanggal Kontrak : 3 Juli 2019
– Nilai Kontrak : Rp. 597.507.000,- (120 hari kerja)
4. Pembangunan Kolam Retensi SMA 8 Malinau;
CATATAN DAN TEMUAN:
– tidak ada Papan/plang proyek
– Tidak diketahui pagu dana dan item pekerjaan apa saja
– pendopo dan jembatan banyak terdapat bahan kayu tidak berkualitas
– Pendopo goyang dan dikwatirkan mudah ambruk
– pinggiran siring kolam idak ada penimbunan tanah kembali, sehingga tujuan pembuatan kolam untuk peresapan atau penampunagan air tidak berfungsi dengan baik
– Tanggal Kontrak : 31 Juli 2019
– Nilai Kontrak : Rp.871.820.000,- (900 hari kerja)
5. Kemudian Rehabilitasi kondisi jalan Ruas jalan Tanjung Lapang – Lidung Keminci dipelihara PUPR Kab Malinau, Proyek Provinsi;
CATATAN DAN TEMUAN:
– Kondisi Ruas Jalan Tanjung Lapang – Lidung Keminci belum maksimal dan masih banyak titiktitik yang rusak parah
– Jalan poros atau jalur ini menjadi tanggung jawab atau kewenagan Pemprov Kaltara sejak -+ 3 tahun. Belum pernah ada perbaikan yang benar-benar maksimal
– Tanggal Kontrak : 17 Juli 2019
– Nilai Kontrak : Rp.475.622.515,-
– KOntraktor Pelaksana :CV. Indiego Perkasa
– Konsultan Pengawas :CV. Tirta Persada Konsultan
SUMBER: LKPJ GUBERNUR KALTARA TA 2019
Reporter: M. Yanudin








Begitulah proyek pemerimtah kontraktor dan pejabat sudah tau sama tau sehingga mutu pekerjaan tidak baik malah sampai mubazir tidak bisa digunakan. Mau dibilamg pelajaran sudah puluhan tahun seperti itu tinggal kita cuma bisa bilang busetdeh
Benar sekali pak Dewan terhormat, khusus jln dr desa Taras sampai ke desa Lidung Kemenci sangat para, tlglah diperbaiki semua masyarakat mengeluh dng kondisi jalan ini. Dan juga, jln trans Kalimantan arah masuk ke desa Mentarang Baru kurang lebih 7.200 Mtr juga tdk ada aspal hanya pengerasan yg kalau kemarau, kalau hujan becek, bpk juga pasti tahu jalur ini, tlglah pak sbg putra daerah perhatikan dan perjuangkan utk kelanjutannya / diaspal seperti di desa2 lainnya. Terima kasih sebelum dan sesudahnya. Tuhan Yesus memberkati.