Satu PDP Covid-19 Diisolir di RSD Tanjung Selor

Bulungan, Headline2,760 views

TANJUNG SELOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten (Pemkab) Bulungan, hari ini mengungkap adanya satu orang warga Tanjung Selor yang dinyatakan berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan data Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit di Dinkes Bulungan menyebutkan, sejak pukul 18.00 wita pada Jumat (20/3/2020), satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang dilakukan selama 14 hari (2 pekan) telah dinyatakan sehat. Sementara 3 ODP, dari Kecamatan Tanjung Selor (2 orang) dan Kecamatan Sekatak (1 orang) masih dalam pemantauan.

Baca Juga :  Pria 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Gerobak Jualan Pujasera Tanjung Selor

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan, Imam Sujono kepada benuanta.co.id mengatakan, selain 3 ODP, 2 pasien telah ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) corona karena mengalami demam tinggi dan sejumlah gejala lainnya.

“Satu PDP telah diisolasi dan dirawat di RSUD Kota Tarakan sejak kemarin, kamis (19/3/2020). Hari ini, Jumat (20/3/2020) satu pasien asal Tanjung Selor sebagai PDP telah diisolir di RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor, masuk pukul 11.00 siang tadi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Waspada Kualitas Udara Tanjung Selor Masuk Kategori 'Sangat Tidak Sehat'

Lanjutnya, hngga saat ini RSD Tanjung Selor telah merawat satu pasien yang menjadi pasien dalam pengawasan dan masih menunggu hasil uji laboratorium dengan estimasi waktu sekira 7 hari.

“Kami belum bisa memberitahukan identitas pasien, yang jelas pasien yang dirawat di RSUD Kota Tarakan warga Bunyu jenis kelamin laki-laki baru pulang dari Tawau, Malaysia. Sementara yang dirawat di RSD Tanjung Selor yakni perempuan warga Tanjung Selor yang baru saja pulang dari Jakarta belum lama ini,” pungkasnya.(*)

Baca Juga :  Kualitas Udara 'Sangat Tidak Sehat', Sekolah di Bulungan Terapkan PJJ/BDR

 

Reporter: Victor Ratu
Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *