Agustus 2021, Kaltara Kembali Deflasi -0,37 Persen 

benuanta.co.id, TARAKAN – Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang terdiri dari gabungan Kota Tarakan dan Tanjung Selor pada bulan Agustus 2021 mengalami deflasi sebesar -0,37 persen.

Melalui press release, Kepala BPS Kaltara Tina Wahyufitri, S.Si., M.Si menjelaskan, Kota Tarakan mengalami deflasi sebesar -0,37 persen dan Tanjung Selor deflasi sebesar -0,41 persen.

“Deflasi di Kaltara (Gabungan Kota Tarakan dan Tanjung Selor) dipengaruhi oleh penurunan indeks pada kelompok transportasi sebesar -1,53 persen, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar -0,82 persen,” sebut Tina, Sabtu (4/9/2021).

Baca Juga :  Pemerintah Terbitkan PP Nomor 20 Tahun 2026, Cegah Praktik Pemecahan Usaha

Kemudian di Kaltara (Gabungan Kota Tarakan dan Tanjung Selor) dipengaruhi oleh kenaikan indeks pada kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,49 persen, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,37 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,17 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,01 persen.

Selanjutnya, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,00 persen, kelompok rekreasi olahraga dan budaya sebesar 0,00 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,00 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,00 persen dan kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,00 persen.

Baca Juga :  Transaksi Rupiah-Yuan Bisa Kurangi Ketergantungan Dolar AS

Provinsi Kaltara (Gabungan Kota Tarakan dan Tanjung Selor) mengalami deflasi sebesar -0,37 persen, atau terjadi perubahan Indeks Harga Konsumen (IHK) 105,42 pada bulan Juli 2021 menjadi 105,03 pada bulan Agustus 2021. Inflasi tahun kalender sebesar 0,40 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,94 persen.

Pada bulan Agustus 2021, deflasi Kaltara (gabungan Kota Tarakan dan Tanjung Selor) sebesar -0,37 persen, dengan inflasi tahun kalender sebesar 0,40 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,94 persen.

Baca Juga :  BI–PBOC Perkuat Transaksi Mata Uang Lokal, Kaltara Diminta Manfaatkan Peluang

“Sementara itu pada Kota Tarakan mengalami deflasi sebesar -0,37 persen, inflasi tahun kalender sebesar 0,30 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,74 persen. Kota Tanjung Selor mengalami deflasi sebesar-0,41 persen, inflasi tahun kalender sebesar 0,74 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 1,73 persen,” tutupnya. (*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor : Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *