GoPay Imbau Pengguna Waspadai Modus Penipuan CS Palsu

Ekonomi37 views
Jakarta – GoPay mengimbau pengguna untuk waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan customer service (CS) palsu yang belakangan sering terjadi.

“Kami mengimbau pengguna GoPay untuk tetap waspada dan memastikan bahwa bantuan yang diterima berasal dari saluran resmi GoPay,” kata Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey P. Petriny melalui keterangan pers di Jakarta, Kamis.

Pengguna disarankan hanya menghubungi layanan pelanggan melalui kanal resmi yang tersedia di aplikasi GoPay serta tidak pernah membagikan data sensitif, seperti PIN, password, maupun kode OTP, kepada siapa pun termasuk pihak yang mengaku sebagai CS.

Imbauan ini disampaikan sebagai pengingat bagi pengguna untuk tetap berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan layanan pelanggan resmi. Pelaku umumnya menyasar pengguna yang sedang lengah atau panik dengan berpura-pura menjadi CS , lalu menawarkan bantuan untuk mendapatkan kepercayaan korban.

Baca Juga :  Pajak Hiburan di Tarakan Capai Rp 2,1 Miliar

Korban yang terjebak dalam modus ini berisiko mengalami kerugian finansial akibat membagikan data sensitif ataupun terpengaruh oleh manipulasi psikologis yang mendorong mereka melakukan transaksi dengan dalih proses verifikasi, pengamanan akun, atau pengembalian dana (refund).

“Kami mengimbau pengguna untuk selalu berhati-hati saat menggunakan layanan keuangan digital. Jika mengalami kendala, pastikan hanya menghubungi layanan pelanggan melalui halaman bantuan resmi di aplikasi GoPay, email customerservice@gopay.co.id, atau Call Center 1500729,” ujar Audrey.

Baca Juga :  Sapa UMKM Belum Familiar, Pengusaha di Tanjung Selor Minta Perkuat Sosialisasi

Ia menegaskan bahwa customer service resmi GoPay tidak pernah meminta data sensitif pengguna.

Customer service resmi GoPay tidak pernah meminta PIN, password, maupun kode OTP. Jika ada pihak yang mengaku sebagai customer service dan meminta informasi tersebut, dapat dipastikan itu adalah modus penipuan,” tambahnya.

Untuk membantu pengguna mengenali modus tersebut, GoPay mengimbau pengguna untuk mewaspadai beberapa ciri customer service palsu, antara lain menggunakan nada mendesak atau menakut-nakuti agar pengguna segera mengikuti instruksi, meminta data sensitif, seperti PIN, password, atau kode OTP.

Baca Juga :  KATALIS 2026, BI Kaltara Dorong Penguatan Literasi Digital

Juga meminta pengguna mengirim dana ke rekening pribadi atau memasukkan nomor virtual account dengan dalih proses refund maupun verifikasi.

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *