benuanta.co.id, NUNUKAN – Ketersediaan telur ayam di Kabupaten Nunukan saat ini terpantau melimpah. Tidak hanya pasokan telur ayam lokal, distribusi telur ayam dari Sulawesi juga terus masuk ke wilayah Nunukan sehingga berdampak pada penurunan harga di pasaran.
Kepala DKUKMPP Nunukan, Mukhtar melalui Kepala Bidang Perdagangan DKUKMPP Kabupaten Nunukan, Dior Frames mengatakan, melimpahnya stok telur membuat harga di tingkat pedagang mengalami penurunan dibandingkan beberapa waktu lalu.
“Untuk harga telur saat ini mengalami penurunan. Biasanya dijual sekitar Rp 50 ribu per piring, sekarang turun menjadi sekitar Rp 47 ribu,” kata Dior, Selasa (20/5/2026).
Menurutnya, stabilnya distribusi dari luar daerah serta produksi telur lokal yang cukup membantu menjaga ketersediaan stok di pasaran. Kondisi itu juga membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha.
Dior menjelaskan, hingga saat ini pasokan telur dari Sulawesi masih rutin masuk ke Nunukan dan tidak mengalami kendala distribusi. Sementara peternak lokal juga tetap aktif memasok kebutuhan pasar.
“Pasokan dari Sulawesi lancar, telur lokal juga tersedia. Jadi stok memang cukup banyak di pasaran,” ujarnya.
Meski harga turun, DKUKMPP memastikan kualitas telur yang beredar tetap dalam pengawasan pedagang maupun distributor. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan harga dan stok bahan pokok untuk menjaga kestabilan pasar.
Ia berharap kondisi pasokan yang aman ini dapat terus bertahan hingga perayaan Iduladha sehingga masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina








