Kelompok Tani Sawitto Nunukan Panen Perdana Program Ayam Petelur dari APBN

Ekonomi47 views

benuanta.co.id, NUNUKAN – Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan melalui program bantuan ayam petelur bagi kelompok tani. Program ini bertujuan meningkatkan produksi telur lokal sekaligus mendukung kemandirian pangan masyarakat di daerah.

Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa ayam layer, tetapi juga paket lengkap yang meliputi kandang, ayam pullet (ayam siap bertelur), pakan, serta vitamin.

Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 yang disalurkan kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  KKB 2026 Jadi Motor Penguatan UMKM Kaltara Menuju Pasar Global

Salah satu penerima bantuan tersebut adalah Kelompok Tani Sawitto yang berada di Jalan Gang Limau, Kelurahan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan. Saat ini, kelompok tani tersebut mulai merasakan hasil dari program setelah ayam peliharaan mereka mulai bertelur.

Ketua Kelompok Tani Sawitto, Muslimin, mengatakan bantuan ayam layer diterima kelompoknya pada pertengahan Januari 2026 saat usia ayam sekitar 14 minggu. Saat ini ayam-ayam tersebut telah berumur sekitar 18 minggu dan mulai memasuki masa awal bertelur.

Baca Juga :  Industri Mikro dan Kecil di Kaltara Serap 11.752 Tenaga Kerja, Didominasi Pekerja Perempuan

“Sekarang ayam-ayam itu baru belajar bertelur, sehingga jumlah telur yang dihasilkan masih belum banyak. Namun saat ini sudah mulai menghasilkan hingga puluhan butir,” ujar Muslimin pada Kamis (12/03/26).

Ia berharap produksi telur dari ayam bantuan tersebut akan terus meningkat dalam beberapa minggu ke depan seiring bertambahnya usia ayam dan stabilnya masa produksi.

Baca Juga :  KKB 2026 Jadi Motor Penguatan UMKM Kaltara Menuju Pasar Global

“Semoga pada minggu-minggu berikutnya telur yang dihasilkan semakin banyak dan dapat mencapai target produksi,” harapnya. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *