Harga Cabai Stabil, Sempat Alami Kenaikan Faktor Cuaca Buruk

benuanta.co.id, TARAKAN – Harga cabai di pasaran yang sempat melonjak tajam kini kembali stabil. Sebelumnya, kenaikan harga ini terjadi akibat cuaca buruk yang menghambat pasokan cabai dari daerah penghasil utama, seperti Sulawesi.

Harga yang biasanya berkisar Rp 40-70 ribu per kilogram sempat melonjak hingga mencapai ratusan ribu rupiah per kg.

Para pedagang yang ada di pasar Tenguyun mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai kemarin disebabkan oleh minimnya stok yang tersedia akibat panen terganggu oleh cuaca ekstrem. Namun, saat kondisi cuaca membaik, pasokan kembali lancar, dan harga pun turun ke angka normal.

Baca Juga :  BUMDes Balansiku Curi Perhatian, Usaha Ayam Petelur jadi Model Penguatan Ekonomi Desa

“Waktu itu stoknya sedikit banget, jadi harganya naik. Tapi sekarang sudah balik normal, cabai lagi banyak masuk,” ujar Upriyanti, Jumat (31/01/2025).

Kenaikan harga tersebut berdampak beragam pada penjualan. Ada pedagang yang mengaku jumlah pembeli tetap stabil, bahkan bertambah, karena masyarakat khawatir kehabisan stok cabai. Namun beberapa pedagang lain mengatakan pembeli sempat menahan diri karena tingginya harga.

Baca Juga :  Harga Konsumen Stabil, Nunukan Catat Deflasi pada Mei 2026

“Waktu harga naik, pembeli ada yang tetap beli, ada juga yang mengurangi belanja cabai. Sekarang pembeli sudah mulai biasa lagi,” ungkap Wati dan Sutina pedagang lainnya.

Untuk mengantisipasi kenaikan serupa di masa mendatang, sejumlah pedagang rutin melakukan survei harga di berbagai wilayah. Mereka juga terus menjalin komunikasi dengan pemasok agar pasokan tetap lancar, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.

Baca Juga :  BPK Temukan Sejumlah Kelemahan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pemkot Tarakan

Pedagang dan pembeli kini berharap harga cabai dapat terus stabil dalam jangka panjang, mengingat cabai adalah salah satu kebutuhan pokok yang penting bagi banyak rumah tangga dan usaha kuliner. (*)

Reporter: Nurul Auliyah A
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *