Pemkot Tarakan Ganti Menu untuk Penurunan Stunting 

benuanta.co.id, TARAKAN – Pemerintahan Kota Tarakan akan gantikan telur dengan ikan sebagai menu utama untuk penurunan stunting di Kota Tarakan.

Pergantian menu tersebut tentunya akan didiskusikan terlebih dahulu oleh Pemkot Tarakan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes).

Wakil Wali Kota Tarakan, Effendhi Djuprianto mengatakan ahli gizi akan meneliti khasiat dari ikan apakah akan sama dengan dua telur seperti yang telah ditetapkan pemerintah Indonesia.

Baca Juga :  Telkomsel Beri Kenyamanan Berinternet di Festival Irau Malinau

“Tapi kalau ikan supaya diminati anak-anak tidak bisa varian seperti zaman dahulu seperti ikan bakar, ikan rebus dan sebagainya,” ungkap Effendhi Djuprianto, Selasa (29/8/2023).

Ia menyarankan untuk variasi menu dari bahan dasar ikan bisa dibuat sosis, cireng dan sebagainya. Dari rasanya pun bisa dikombinasikan untuk menarik rasa suka dari anak-anak.

Baca Juga :  Penganggaran Pemasangan Polisi Tidur di Kawasan Ladang Ternyata lewat CSR, Boleh atau Tidak?

“Dibuat kreasi bukan cuma varian menu tetapi juga rasa,” terangnya.

Tambahnya, sampai saat ini tahun 2023 stunting di Kota Tarakan sudah memasuki audit kedua. Ia juga berharap hasil penurunan stunting pada tahun ini seperti tahun 2022.

“Tahun 2022 kita juga tidak sangka bisa dengan hanya mengimbau bisa turun 10 persen dari 25 persen menjadi 15 persen,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Speedboat Mati Mesin di Perairan Muara Bulungan, Lima Warga Tarakan dalam Pencarian

Reporter: Sunny Celine

Editor: Nicky Saputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *