Dispora Kaltara Gelar Bimtek dan Manager Meeting, Matangkan Persiapan Open Badminton Tournament

benuanta.co.id, TARAKAN – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), menggelar bimbingan teknis (Bimtek) dan manager meeting jelang pelaksanaan turnamen badminton di GOR Naga Emas.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyamakan pemahaman seluruh peserta dan perangkat pertandingan terkait teknis pelaksanaan serta aturan yang digunakan selama turnamen berlangsung.

Ketua Panitia Open Badminton Tournament Dispora Kaltara, Adit, mengungkapkan bimbingan teknis menjadi tahapan penting sebelum pertandingan dimulai agar seluruh unsur yang terlibat memahami tugas dan mekanisme pertandingan.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang koordinasi bersama pengurus Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Tarakan, referee, wasit, hingga linesman. “Kami membicarakan masalah teknis terkait pertandingan,” ungkapnya, Selasa (19/5/2026).

Dalam bimbingan teknis tersebut, panitia menjelaskan sejumlah aturan pertandingan yang akan diterapkan selama turnamen. Salah satu yang menjadi perhatian ialah perubahan sistem scoring dibanding turnamen sebelumnya.

Jika biasanya menggunakan standar Federasi Bulu Tangkis Dunia atau Badminton World Federation (BWF) dengan sistem 21 poin, rubber set, dan deuce atau tambahan poin saat skor imbang, kali ini babak penyisihan hingga 16 besar menggunakan sistem satu game langsung 42 poin tanpa deuce.

“Scoring kita agak berbeda dari turnamen sebelumnya,” jelasnya.

Ia menjelaskan, sistem tanpa deuce berarti pertandingan akan langsung berakhir ketika salah satu pasangan mencapai 42 poin tanpa harus mencari selisih dua angka seperti aturan sebelumnya. Perubahan aturan tersebut diterapkan agar pertandingan lebih efektif dan durasi pertandingan dapat lebih terkontrol selama turnamen berlangsung.

“Babak penyisihan sampai 16 besar nanti menggunakan game 42 poin langsung tanpa deuce,” lanjutnya.

Tak hanya perangkat pertandingan, panitia juga menggelar manager meeting bersama seluruh peserta untuk menjelaskan aturan secara lebih rinci. Dalam pertemuan tersebut, peserta diberikan penjelasan terkait pembagian seed, bagan pertandingan, hingga mekanisme pertandingan yang akan diterapkan selama turnamen berlangsung.

“Kami juga mengadakan manager meeting dengan peserta, guna membahas mekanisme yang ada,” ujarnya.

Adit mengatakan manager meeting penting dilakukan agar seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama terkait aturan pertandingan. Selain itu, forum tersebut juga menjadi wadah bagi peserta untuk mengetahui sistem pertandingan dan teknis pelaksanaan sebelum turun bertanding sehingga dapat meminimalisasi kesalahpahaman maupun protes saat pertandingan berlangsung.

“Pembagian seed dan bagian pemain bakal dijelaskan juga di manager meeting,” katanya.

Turnamen badminton yang digelar Dispora Kaltara itu akan berlangsung mulai 20 hingga 23 Mei dan mempertandingkan tiga kategori, yakni Open Kaltara mix double, ganda putra lokal kategori B prestasi, serta ganda putri amatir. Sebanyak 125 pasangan peserta dipastikan ikut ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.

“Yang paling banyak memang di ganda putra lokal, harapannya turnamen ini bisa melahirkan atlet-atlet baru dan terus berkembang ke depannya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Eko Saputra
Editor: Endah Agustina

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *