Air Surut Pelabuhan Kayan II Dangkal, Speedboat Sulit Bersandar

Bulungan12 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Kondisi dermaga kedatangan Pelabuhan Kayan II Tanjung Selor saat ini mulai mengalami pendangkalan. Hal ini membuat speedboat yang datang kesulitan untuk bersandar terutama saat air sedang surut.

Kepala Pos Pelabuhan Kayan II UPP Kelas II Tanjung Selor, Mulyono mengatakan, kondisinya sudah cukup mengganggu aktivitas speedboat yang mau masuk ke dermaga kedatangan.

“Sekarang kalau air surut memang cukup susah untuk speedboat masuk. Kedalamannya kurang dari satu meter dan bagian pasirnya juga sudah kelihatan,” ujar Mulyono, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga :  Perkiraan Cuaca Cerah hingga Berawan, Suhu di Bulungan Bisa Capai 34 Celcius

Mulyono mengatakan, pihaknya akan menyurati Dinas Perhubungan (Dishub) Bulungan untuk meminta dilakukan pengerukan di sekitar dermaga kedatangan.

Mulyono bilang, pengerukan perlu dilakukan karena jika dibiarkan kondisi pendangkalan bisa semakin mengganggu aktivitas di pelabuhan.

“Rencananya kami akan bersurat ke Dishub Bulungan supaya bisa ditindaklanjuti untuk pengerukan. Karena kalau terus seperti ini, speedboat akan semakin susah bersandar,” katanya.

Untuk sementara, penumpang yang datang saat air surut diarahkan ke dermaga keberangkatan. Hal ini dilakukan supaya aktivitas turun penumpang tetap bisa berjalan.

Baca Juga :  Dudukan Generator Speedboat Akan Dievaluasi

Namun ternyata kondisi dermaga keberangkatan juga sudah mulai ikut dangkal. Speedboat harus melakukan penyesuaian ketika akan merapat.

“Di dermaga keberangkatan juga sudah mulai dangkal. Jadi mesin speedboat harus digantung atau dinaikkan supaya tidak kena dasar saat mau bersandar,” jelas Mulyono.

Sementara itu, Kepala Dishub Bulungan, Khairul mengatakan, pengerukan Pelabuhan Kayan II belum bisa dilakukan pada tahun ini karena belum ada anggaran.

Baca Juga :  Empat Lokasi Karhutla di Bulungan, BPBD Sebut Faktor Cuaca Panas

“Kalau untuk pengerukan tahun ini belum bisa dilakukan karena memang belum ada anggarannya. Kemungkinan nanti kita usulkan di APBD 2027,” kata Khairul.

Untuk sementara, pihaknya akan menyesuaikan aktivitas kedatangan penumpang dengan kondisi pasang surut air.

“Kalau air lagi surut, penumpang yang datang akan diarahkan ke dermaga keberangkatan. Tapi kalau airnya pasang, dermaga kedatangan masih bisa digunakan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *