Dukung Ekonomi Masyarakat, 300 Pelaku UMKM di Tepian Sungai Kayan Tak Dipungut Retribusi

benuanta.co.id, BULUNGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Bupati Bulungan, Syarwani, memastikan pelaku UMKM yang berjualan di kawasan Tepian Sungai Kayan Jalan Katamso, Tanjung Selor, tidak akan dikenakan retribusi. Kebijakan itu diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya tanpa terbebani biaya tambahan.

“Saya pastikan UMKM yang beraktivitas di kawasan Tepian Sungai Kayan tidak dikenakan retribusi,” sebutnya, Ahad (28/6/2026).

Baca Juga :  Kebakaran Kantor Bupati Bulungan Terungkap, Ini Penyebabnya Menurut Kepolisian

Menurutnya, sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menjaga perputaran ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemkab Bulungan terus menghadirkan berbagai kebijakan untuk memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat.

Syarwani mengatakan, kawasan Tepian Sungai Kayan kini telah berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat di ibu kota Kabupaten Bulungan. Pemerintah daerah juga telah menyediakan puluhan lapak yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM tanpa dipungut biaya sewa.

Baca Juga :  Penyebab Kebakaran Kantor Bupati Bulungan Terungkap, Kerusakan hingga Perbaikan Gedung Tenguyun Mulai Didata

Berdasarkan data sementara, sekitar 300 pelaku UMKM saat ini menggantungkan usahanya di kawasan tersebut. “Data kami saat ini ada sekitar 300 pelaku UMKM yang menggantungkan hidupnya di Taman Tepian Kayan,” tuturnya.

Ia menilai, keberadaan para pelaku UMKM tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga menciptakan ruang interaksi sosial serta mempererat silaturahmi antar warga. Karena itu, Pemkab Bulungan akan terus melakukan penataan kawasan dan melengkapi berbagai fasilitas pendukung agar masyarakat semakin nyaman beraktivitas.

Baca Juga :  Bupati Lepas Kontingen PWI Bulungan ke Porwada II, Syarwani: Bawa Nama Baik Daerah

“Perputaran ekonomi yang terjadi di kawasan ini harus terus kita jaga dan kembangkan. Karena itu pemerintah terus melakukan penataan dan melengkapi fasilitas pendukung agar masyarakat semakin nyaman beraktivitas,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ike Julianti

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *