Anak 9 Tahun Dilaporkan Hilang di Sungai Jelarai

Bulungan468 views

benuanta.co.id, BULUNGAN – Niat bermain bersama teman-temannya di sekitar Sungai Jelarai Hulu, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun berinisial KD justru dilaporkan hilang setelah melompat ke sungai, Selasa (11/8/2026) sore.

Kejadian terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di Sungai Jelarai Hulu/Induk RT 01, Desa Jelarai Selor, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.

Saat itu, KD diketahui sedang bermain bersama sekitar tiga sampai empat orang temannya di sekitar bantaran sungai. Korban kemudian bersama salah satu temannya berjalan ke arah hulu sungai.

Sesampainya di lokasi, korban kemudian melompat ke sungai. Sementara temannya tidak ikut masuk ke air dan memilih menunggu korban muncul kembali.

Baca Juga :  12 Orang Ditangkap Polresta Bulungan Terlibat Kasus Curanmor hingga Perlindungan Anak

Namun, setelah beberapa saat korban tidak juga muncul. Temannya yang berada di sekitar lokasi kemudian melaporkan kejadian kepada keluarganya, warga pun mulai melakukan pencarian.

Menurut keterangan saksi, saat korban pertama kali melompat ke sungai, kondisi air masih surut. Sempat terlihat jejak kaki korban yang masih basah dan bercampur lumpur di sekitar pinggir sungai.

Ps. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Hadi Purnomo mengatakan, jejak anak kemudian sudah tidak terlihat setelah air sungai mulai pasang.

Baca Juga :  Kasus Perlindungan Anak di Bulungan Banyak Terjadi di Lingkungan Terdekat

“Pada saat korban pertama kali melompat ke sungai, kondisi air masih surut dan terlihat bekas atau tanda-tanda korban naik ke daratan berupa jejak kaki yang masih basah dan bercampur lumpur,” kata Hadi Selasa (11/8/2026).

Korban diketahui sampai saat ini belum ditemukan. Saksi juga menduga korban kemungkinan tersangkut kayu atau benda lain yang berada di sekitar lokasi.

“Saksi menduga korban kemungkinan tersangkut pada kayu atau benda lain yang berada di sekitar lokasi,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, personel Polresta Bulungan bersama Basarnas, orang tua korban dan warga langsung melakukan pencarian.

Baca Juga :  Antrean Solar Kerap Diserobot, Minta Pengawasan Diperketat

Pencarian dilakukan di sekitar lokasi terakhir korban terlihat dan menyusuri aliran Sungai Jelarai. Petugas juga berkoordinasi dengan BPBD Bulungan dan instansi terkait untuk membantu proses pencarian.

Hingga Selasa malam, KD masih belum ditemukan. Tim gabungan bersama warga masih melakukan pencarian di sekitar sungai.

Petugas juga mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih memperhatikan anak-anak ketika bermain di sekitar sungai, terlebih saat kondisi air mulai pasang dan arus cukup deras. (*)

Reporter: Alvianita
Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *