GMNI Desak Polda Kaltara Tindaklanjuti Kasus Pengeroyokan Diduga Melibatkan Oknum Anggota DPRD Bulungan

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bulungan mendesak Polda Kalimantan Utara (Kaltara) agar segera menindaklanjuti laporan terkait dugaan pengeroyokan yang diduga melibatkan oknum anggota DPRD Bulungan di salah satu lokasi kafe di Tanjung Selor.

Ketua Bidang Politik DPC GMNI Bulungan, Irfan Nurcahyo, menegaskan insiden ini perlu ketegasan oleh aparat kepolisian untuk memastikan kejelasan perkara dan menghindari konflik yang lebih besar.

Baca Juga :  Jadi PR Besar Pemkab, Angka Anak Tidak Sekolah di Bulungan Capai 2.533 Orang

“Kami mendesak Polda Kaltara untuk segera memproses laporan ini secara transparan dan profesional. Jangan sampai keterlambatan penanganan justru memicu aksi massa yang lebih besar,” tegas Irfan, Senin (17/11).

Lebih lanjut, GMNI sebagai organisasi yang menjunjung tinggi nilai sosial, menduga adanya keterlibatan pejabat publik dalam kasus tersebut, untuk itu GMNI menyampaikan beberapa poin pernyataan sikap:

Baca Juga :  Aksi Damai Pemuda Dayak Kenyah, Kapolda: Semua Sama di Mata Hukum

1. Mendorong Polda Kalimantan Utara untuk melakukan proses penyelidikan dan menyampaikan perkembangan keterangan resmi kepada publik
2. Meminta klarifikasi terbuka dari pihak DPRD kabupaten Bulungan

Menurutnya, kasus ini menjadi momen penting untuk menilai sejauh mana komitmen kepolisian dalam menerapkan prinsip PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

“Kami percaya aparat kepolisian mampu bekerja secara objektif dan tidak pandang bulu. Inilah saatnya menunjukkan bahwa asas PRESISI tidak hanya sekadar slogan,” tutupnya Irfan. (*)

Baca Juga :  Lomba Perahu Dayung Sungai Kayan Tetap Digelar di Tengah Kabut Asap

Reporter: Alvianita

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *