Ini Sikap Plh Kepala KSOP Perihal Dugaan Anggotanya Pungli

Tarakan529 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Penggeledahan yang dilakukan oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kaltara mengamankan 3 oknum pegawai Kantor Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tarakan dibenarkan oleh pihak KSOP Tarakan.

Plh Kepala KSOP Tarakan, Ahmad membenarkan adanya penggeledahan di kantornya tersebut pada Selasa, 8 November 2022 sore oleh Tim dari Polda Kaltara. Ia menegaskan pihaknya masih menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut.

“Kami masih menunggu hasilnya juga, kalau memang itu terjadi tindak pidana KSOP mendukung hal itu,” tegasnya saat dikonfirmasi, Rabu (9/11/2022).

Baca Juga :  Kualitas Udara Memburuk, Disdik Tarakan Siapkan Opsi Belajar Daring

Terdapat 3 orang oknum pegawai yang saat ini sudah diperiksa. Dua di antaranya masih berstatus sebagai saksi. Ketiganya pun berada pada bidang Lalu Lintas dan Angkatan Laut (Lala).

“Inisialnya IS, SF dan TW. Jabatannya kalau Kasi Lala IS, sisanya anggota,” terangnya.

Disinggung soal pendampingan hukum maupun pemberhentian ketiganya, pihaknya tak mau terburu-buru. Ahmad menerangkan masih terus berkoordinasi dengan kantor pusat.

Baca Juga :  Harga Cabai di Pasar Gusher Tarakan Tembus Rp80 Ribu per Kg, Tomat dan Terong Justru Turun

Adapun dua oknum pegawai tersebut, sudah dipulangkan. Namun untuk satu oknum lagi masih dalam masa penyelidikan pihak kepolisian.

“Saat ini juga pelayanan sudah dibuka normal, tapi kemarin pun pelayanan tidak ditutup, tidak diapa-apain, tetap melayani dan berjalan. Semuanya normal,” tuturnya.

Ahmad yang juga menjabat sebagai Kasi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tarakan masih menunggu hasil apakah perkara ini berkaitan dengan gratifikasi atau pungutan liar (Pungli).

Baca Juga :  Digali hingga 8 Meter, Batu Bara di Jalan Pantai Amal Lama Masih Membara

“Kami tunggu hasilnya dulu, kalau sudah ada nanti akan kita sampaikan. Kalau pengurusan SPB dibayar sesuai PNBP via bank, tidak ada terima tunai,” pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini Kepala KSOP masih dalam proses pisah sambut di Jakarta, sehingga tak terlihat selama proses penyidikan dan penggeledahan. (*)

Reporter: Endah Agustina

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *