Petani Juata Laut Kembali Temukan Puing Benda Antik dengan Ukiran

Tarakan458 views

benuanta.co.id, TARAKAN – Petani dan sanak keluarga kembali menemukan puing-puing benda antik di area perkebunan di RT 13 Kelurahan Juata Laut. Penemuan itu secara tidak sengaja, ketika Marten Ba’ba (72) sedang mencangkul tanah.

Bertempat di kebun yang berdekatan dengan rawa pohon bakau itu, petani kerap kali menemukan benda-benda antik.

Awalnya secara tidak sengaja petani asal Kabupaten Toraja Utara itu menemukan meriam diduga berjenis lantaka yang pada abad ke-17 kerap digunakan oleh kerajaan rumpun melayu di Asia Tenggara sebagai persenjataan.

Baca Juga :  Maulid Jangan Sekadar Seremonial, Pemuda Diminta Hidupkan Akhlak Rasulullah

“Kami temukan lagi saat mau tanam lombok puing-puing benda peninggalan yang kemarin juga kami dapat. Jadi kami bersihkan lalu simpan di rumah,” ujar Marten kepada benuanta.co.id pada Sabtu, 5 Maret 2022.

Pantauan benuanta.co.id, di kebun tersebut terdapat sebanyak kurang lebih 30 pecahan puing, kini berhasil ditemukan oleh Marten. Hampir di setiap titik, ketika dilakukan penggalian berujung pada penemuan benda itu.

Baca Juga :  Peralatan Pemadam Kebakaran Perlu Peremajaan

Terdapat puing-puing berbahan tanah liat, keramik dan puing tampak berukiran tulisan yang pihaknya temukan. Warga RT 13 itu, berharap Pemerintah Kota Tarakan beserta pihak yang berwenang segera menindaklanjuti penemuan itu.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan penanganan lebih lanjut. Terlebih penghargaan kepada kami ini yang berprofesi sebagai petani. Kemarin katanya pemerintah kurang lebih 30 hari akan ditindaklanjuti, tapi sampai sekarang belum ada juga,” tandas dia. (*) 

Baca Juga :  Kasus ISPA Meningkat di Pantai Amal, Dinkes: Dampak Karhutla

Reporter: Kristianto Triwibowo

Editor: Matthew Gregori Nusa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *