BULUNGAN – Dukungan terhadap pendidikan keagamaan dinilai perlu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk pondok pesantren yang berada di kawasan transmigrasi. Keberadaan lembaga pendidikan seperti pesantren tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter generasi muda.
Hal tersebut menjadi salah satu perhatian Anggota Komisi VII DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Utara (Kaltara), Hj. Rahmawati, S.H., saat mengunjungi Pondok Tahfidzul Quran Darul Mukhlasin di kawasan SP 4 Tanjung Buka, Kelurahan Tanjung Palas Hilir, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Ahad (1/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Rahmawati menyerahkan bantuan 10 unit kasur dan satu set rebana untuk
mendukung kebutuhan fasilitas serta aktivitas para santri. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan dan pembinaan keagamaan yang berlangsung di lingkungan pondok pesantren.
Menurutnya, pesantren memiliki kontribusi penting dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mempunyai karakter dan akhlak yang baik. Karena itu, keberlangsungan kegiatan pendidikan di lembaga keagamaan membutuhkan perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
“Dukungan terhadap lembaga pendidikan keagamaan perlu mendapat perhatian bersama agar kegiatan pembinaan dan pendidikan para santri dapat terus berjalan,” ujarnya.
Ia menilai, pemenuhan fasilitas penunjang juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang nyaman. Dengan fasilitas yang memadai, para santri diharapkan dapat menjalani aktivitas belajar dan menghafal Al-Qur’an dengan lebih baik.
Rahmawati menyebutkan, perhatian terhadap pondok pesantren bukan kali pertama dilakukan. Dukungan serupa menjadi bagian dari upaya memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Utara.
“Sebelumnya kita juga memberikan perhatian terhadap pondok pesantren. Ini menjadi bagian dari upaya mendukung pendidikan keagamaan dan penguatan sumber daya manusia di Kaltara,” pungkasnya. (*)
Reporter: Sunny Celine
Editor: Endah Agustina








