DSP3A Nunukan Perkuat Edukasi Kesehatan Perempuan dan Pola Asuh Anak

benuanta.co.id, NUNUKAN – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan terus mendorong penguatan kualitas keluarga melalui peningkatan pemahaman masyarakat terkait kesehatan perempuan dan pola asuh anak.

Upaya tersebut disampaikan Kepala DSP3A Kabupaten Nunukan, Faridah Aryani, saat menghadiri Seminar Kesehatan Perempuan dan Pola Asuh Anak yang diikuti ibu-ibu majelis taklim dan kader PKK se-Kecamatan Nunukan Selatan.

Menurut Faridah, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui sektor pendidikan dan kesehatan, tetapi juga dimulai dari lingkungan keluarga. Karena itu, perempuan sebagai ibu memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dan KUA-PPAS 2027

Ia menjelaskan, kesehatan perempuan menjadi salah satu faktor utama dalam menciptakan keluarga yang berkualitas. Perempuan yang sehat secara fisik dan mental akan lebih optimal dalam menjalankan perannya sebagai pengasuh dan pendidik pertama bagi anak-anak.

“Perempuan, khususnya seorang ibu, merupakan madrasah pertama bagi anak-anak. Karena itu, kesehatan dan kapasitas pengasuhan perempuan perlu terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang unggul,” ujar Faridah.

Baca Juga :  Operasi Pasar Murah Sembako Hemat, DKUKMPP Nunukan Jaga Daya Beli Masyarakat

Faridah menilai edukasi mengenai kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi keluarga, hingga pola asuh yang sesuai dengan perkembangan anak perlu terus diperluas. Langkah tersebut penting untuk mencegah berbagai persoalan sosial yang berawal dari lemahnya ketahanan keluarga.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui DSP3A akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, majelis taklim, dan kelompok perempuan untuk memperluas akses edukasi bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Nunukan Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Kebakaran di Desa Ujang Fatimah

Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan daerah adalah membangun keluarga yang sehat dan berkualitas. Melalui peningkatan kapasitas perempuan dan penguatan fungsi keluarga, diharapkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Nunukan dapat terus meningkat.

“Seminar ini menjadi salah satu sarana edukasi yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan perempuan serta menerapkan pola asuh yang tepat dalam mendukung tumbuh kembang anak,” jelasnya. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *