Jadi Ruang Pengembangan Karakter Siswa, Pemkab Nunukan Dukung SMANSA Adventure

benuanta.co.id, NUNUKAN –Kreativitas, jiwa kewirausahaan hingga kepedulian terhadap lingkungan menjadi fokus utama dalam pelaksanaan SMANSA Adventure 2026 yang digelar SMA Negeri 1 Nunukan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang pentas siswa, tetapi juga ruang untuk menguji kemampuan mereka dalam menghasilkan karya, membangun inovasi, dan menawarkan solusi terhadap persoalan di sekitar.

Mengusung tema ‘Wiraga Seni, Wirausaha Mandiri, dan Kelola Limbah Menjadi Energi’, kegiatan tersebut melibatkan siswa kelas X dan XI yang menampilkan berbagai hasil pembelajaran selama satu tahun ajaran.

Pemerintah Kabupaten Nunukan menilai tema yang diangkat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan isu lingkungan yang semakin kompleks.

Baca Juga :  Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Nunukan Serukan Semangat Kebangsaan

Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, H. Muhammad Amin, mengatakan pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada capaian akademik. Menurutnya, sekolah juga harus mampu membentuk karakter, kreativitas, serta keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak harus diberikan ruang untuk berkreasi, berinovasi, dan belajar memecahkan masalah. Kemampuan seperti ini akan menjadi bekal penting ketika mereka memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan,” kata Amin saat membuka kegiatan tersebut, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  KK dan KTP Elektronik Jadi Layanan Terbanyak di Disdukcapil Nunukan

Ia menilai aspek kewirausahaan yang diusung dalam kegiatan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk memahami proses menciptakan produk, mengembangkan ide usaha, hingga melihat peluang ekonomi dari berbagai potensi yang ada.

Sementara itu, tema pengelolaan limbah menjadi energi dinilai sebagai bentuk edukasi yang mendorong siswa lebih peduli terhadap lingkungan. Selain memahami persoalan sampah, peserta juga diajak melihat peluang pemanfaatan limbah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.

Menurut Amin, kemampuan beradaptasi, berpikir kreatif, dan memiliki kesadaran lingkungan akan menjadi modal penting bagi generasi muda di masa depan. “Generasi yang dibutuhkan saat ini bukan hanya yang pintar secara akademik, tetapi juga yang mampu berinovasi, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.

Baca Juga :  Bappeda Nunukan Matangkan RKPD 2027, Fokus Sinkronisasi Program dan Anggaran

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar menampilkan hasil karya, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam bekerja sama, membangun kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.

Pemkab Nunukan berharap kegiatan serupa terus dikembangkan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari upaya menyiapkan sumber daya manusia yang mampu bersaing sekaligus memberikan kontribusi positif bagi daerah.(*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *