Bupati Sri Juniarsih Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Guna Tingkatkan Ekonomi

benuanta.co.id, BERAU– Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, membawa kabar mengejutkan sekaligus angin segar bagi seluruh masyarakat Kabupaten Berau terkait penanganan masalah sampah. Sri Juniarsih secara blak-blakan menyatakan sampah di Berau kini bukan lagi menjadi musuh, melainkan sumber rezeki baru yang bisa menghasilkan uang.

Pernyataan ini ia sampaikan sebagai bagian dari visi besar untuk mewujudkan kerja sama pengelolaan sampah berbasis teknologi, demi mendongkrak ekonomi masyarakat.

Menurut Sri Juniarsih, dengan adanya kemajuan teknologi saat ini, stigma sampah sebagai barang buangan yang tidak berharga harus segera diubah. Lewat pengelolaan yang cerdas dan inovatif, sampah justru memiliki nilai ekonomi yang sangat luar biasa.

Baca Juga :  APBD Berau 2025 Defisit Rp 400 Miliar, Dipicu DBH yang Tak Tersalurkan Penuh

“Sebuah hal yang tidak bernilai, yang mungkin orang tidak anggap tetapi ketika kita melihat teknologi yang ada sekarang, itu bisa menjadi sebuah nilai ekonomi yang sangat luar biasa,” ujar Sri Juniarsih, Senin (29/6/2026).

Kabupaten Berau yang dikenal dengan potensi pariwisata tingkat dunia memang tengah mengalami peningkatan kunjungan wisatawan, yang berbanding lurus dengan pertambahan jumlah penduduk.

Namun, Sri Juniarsih mengingatkan popularitas ini juga membawa konsekuensi nyata seperti peningkatan volume sampah. Ia menegaskan, jika masalah sampah tidak dikelola dengan cekatan, hal tersebut akan menjadi ancaman serius bagi Berau. Sebaliknya, jika dikelola dengan teknologi yang tepat, sampah justru akan berbalik menjadi berkah bagi kantong masyarakat.

Baca Juga :  Sri Juniarsih Soroti Rendahnya Kontribusi CSR Perusahaan Tambang dan Sawit di Berau

“Dengan tingginya penduduk, pertamanya jumlah wisatawan, sampah bisa menjadi rezeki buat kita semuanya,” tambahnya.

Saat disinggung mengenai gerakan kebersihan di tingkat lokal seperti kelurahan dan kampung, Bupati Berau menjelaskan kegiatan gotong royong setiap Jumat atau yang dikenal dengan ‘Jumat Bersih’, memang sudah rutin berjalan sejak lama.

Namun, fokus Pemkab Berau saat ini adalah memastikan ending atau hasil akhir dari sampah-sampah yang terkumpul tersebut. Sri Juniarsih ingin sampah-sampah tersebut bertransformasi menjadi bahan baku industri kreatif yang bernilai tinggi.

Baca Juga :  Pimpin Upacara Harganas 2026, Bupati Berau Tekankan Pentingnya Pola Asuh Anak

Ia mencontohkan berbagai produk daur ulang yang kini ramai di media sosial, di mana sampah bisa diolah kembali menjadi produk rumah tangga yang fungsional dan estetis. Dalam sisi produk rumah tangga sampah yang diolah bisa menjadi meja dan kursi.

Lalu mengkonversi sampah menjadi bahan bakar kompor atau berbagai tampilan atau dekorasi yang bagus.

“Semua yang sifatnya tidak berharga itu akan menjadi sebuah nilai yang sangat luar biasa, yang akan sangat bermanfaat untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkas Sri Juniarsih. (*)

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *