Berau Terancam Krisis Guru PNS, Pemkab Bakal Perketat Aturan Mutasi

benuanta.co.id, BERAU– Pemerintah Kabupaten Berau kini tengah menghadapi dilema serius terkait pemenuhan tenaga pendidik.

Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, M. Said, mengungkapkan kekhawatirannya akan potensi krisis guru PNS yang menghantui Bumi Batiwakkal dalam waktu dekat.

Menurut Said, tantangan utama pendidikan di Berau saat ini bukan hanya soal kurangnya jumlah guru secara akumulatif, melainkan juga masalah distribusi tenaga pendidik yang tidak merata.

Baca Juga :  Wabup Berau Jengkel, Sebut Musuh Terbesar Daerahnya Belum Kalah

“Persoalan terkait guru itu pertama kekurangan, yang kedua distribusi,” ujar Said saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2026).

Ia menyoroti fenomena banyaknya guru yang cenderung memilih bertugas di wilayah perkotaan, seperti Kecamatan Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur.

Hal ini menyebabkan sekolah-sekolah di wilayah pedalaman dan pesisir semakin kekurangan tenaga pengajar.

Baca Juga :  Bupati Berau Beberkan Strategi Rahasia Tarik Turis Asing

“Banyak guru-guru itu yang berada di wilayah perkotaan. Nah ini mungkin ke depan itu jadi catatan kami dan Dinas Pendidikan,” tegasnya.

Sebagai langkah darurat untuk menjaga keseimbangan kualitas pendidikan, Said menyatakan bahwa pihaknya akan memperketat aturan mutasi guru.

Ia meminta agar permohonan pindah tugas ke kota ditangguhkan sementara waktu.

“Proses misalnya orang yang mengajukan pindah ke kota itu untuk sementara kita tunda. Kita khawatir kalau semuanya pindah ke wilayah perkotaan, pasti kecamatan-kecamatan lain akan kekurangan,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Wabup Berau Pastikan Tidak Ada Kenaikan Tarif Listrik, Tagihan Membengkak karena Pemakaian

Reporter: Georgie Silalahi

Editor: Endah Agustina

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *