benuanta.co.id, NUNUKAN – Kobaran api melahap habis sebuah rumah kayu milik Herman Lani (55) di Jalan Teratai Blok J, Desa Harapan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Senin (29/6/2026) malam. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 19.50 Wita itu menghanguskan seluruh bangunan beserta harta benda di dalamnya, termasuk dokumen-dokumen penting dan uang tunai, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.
Api baru berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian setelah petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran, dibantu personel gabungan dan warga setempat yang turut menyuplai air menggunakan mobil tangki.
Komandan Pleton Damkar Sektor Sebuku, Salman Hasan, mengatakan rumah yang terbakar merupakan bangunan berbahan kayu berukuran sekitar 6 x 10 meter persegi sehingga api dengan cepat membesar dan menguasai seluruh bagian rumah.
“Berdasarkan keterangan korban, saat sedang mengayun cucunya, Herman Lani tiba-tiba merasakan hawa panas dari arah belakang rumah. Ketika menoleh, api sudah terlihat menyala,” ujar Salman.
Menyadari rumahnya terbakar, Herman segera membawa cucunya keluar. Sang cucu bahkan sempat berlari ke dapur untuk memberitahu neneknya sebelum keduanya menyelamatkan diri meninggalkan rumah.
Di lokasi yang sama, seorang warga bernama Sabri (42) mengaku sempat mendengar suara menyerupai ledakan sesaat sebelum melihat kobaran api muncul dari bagian dalam rumah hingga menjalar ke sisi depan bangunan.
“Karena bangunan terbuat dari kayu, api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan,” jelas Salman.
Upaya pemadaman melibatkan satu unit mobil Damkar Sektor Sebuku, tiga unit mobil pemadam milik Yon TP 881 Baratama Dharma, serta dua unit mobil tangki air milik warga.
Selain menghanguskan bangunan rumah, kebakaran juga memusnahkan berbagai dokumen penting seperti sertifikat rumah dan tanah, ijazah sekolah, serta sejumlah uang tunai. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp200 juta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Meski demikian, dugaan awal mengarah pada korsleting listrik sebagai pemicu munculnya api. (*)
Reporter: Soni Irnada
Editor: Ramli







