BMKG Nunukan Peringatkan Potensi Hujan Lebat dan Gelombang Laut Meningkat

benuanta.co.id, NUNUKAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nunukan mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan potensi hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah Kalimantan Utara, khususnya Kabupaten Nunukan.

Kepala BMKG Nunukan, William Sinaga menjelaskan, peningkatan curah hujan dipengaruhi oleh dinamika atmosfer global, salah satunya Madden Julian Oscillation (MJO) yang saat ini terpantau berada di fase 3 atau wilayah Indian Ocean.

“Fenomena ini dapat berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Utara,” kata William.

Baca Juga :  Operasi Patuh Kayan Ditunda, Pengawasan Lalu Lintas di Nunukan Tetap Berjalan

Selain itu, berdasarkan hasil analisis BMKG, pola streamline yang tercatat di wilayah Kalimantan Utara menunjukkan adanya daerah konvergensi yang berpotensi memicu pembentukan awan-awan konvektif penyebab hujan.

Menurutnya, prediksi hujan dalam beberapa hari ke depan di wilayah Kalimantan Utara masuk dalam kategori waspada dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi tersebut menyebabkan potensi hujan masih dapat terjadi secara tidak merata di sejumlah wilayah Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  Pembangunan Gerai KDMP Tanjung Aru 30 Persen, Modal Usaha Penting untuk Jalannya Koperasi

“Dalam beberapa hari mendatang masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di wilayah Nunukan,” ujarnya.

Tak hanya itu, BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang di perairan Nunukan–Sebatik dalam tiga hari ke depan berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter. Peningkatan tinggi gelombang dipengaruhi oleh kondisi angin yang cukup kencang.

“Saat ini angin dominan bertiup dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan mencapai 16 knot atau sekitar 30 kilometer per jam,” jelasnya.

Baca Juga :  Dramatis! Damkar Nunukan Evakuasi Pekerja Bangunan Pingsan di Lantai Dua

BMKG Nunukan mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna kapal kecil seperti speedboat, agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di laut.

William juga meminta masyarakat rutin memantau informasi prakiraan cuaca dan tinggi gelombang guna mengantisipasi potensi cuaca buruk di wilayah perairan Nunukan dan Sebatik. (*)

Reporter: Soni Irnada

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *