benuanta.co.id, NUNUKAN– Seorang pria berusia 55 tahun ditemukan meninggal dunia dalam keadaan gantung diri di sebuah rumah Jalan Sei Fatimah RT 20, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan pada Selasa, 3 Maret 2025.
Kasi Humas Polres Nunukan, IPDA Sunarwan menerangkan, informasi ini pertama kali disampaikan warga ke Polsek Nunukan sekitar pukul 08.20 Wita yang menyampaikan bahwa ada seorang gantung diri.
“Berbekal informasi itu, Kapolsek Nunukan beserta piket penjagaan dan piket Reskrim beserta Inafis Polres Nunukan mendatangi TKP,” kata Sunarwan.
Setibanya di lokasi, korban diketahui berinisial L (55) berada di dalam kamar mandi dalam keadaan pintu terkunci dari dalam. Saat ditemukan, posisi leher korban tergantung dengan seutas tali nilon warna putih.
“Kita juga temukan beberapa jenis obat milik korban terbungkus dalam plastik warna hitam tergeletak di meja dapur. Di tubuh korban tidak ada ditemukan tanda -tanda kekerasan fisik,” jelasnya.
Sunarwan menjelaskan, berdasarkan keterangan anak-anak korban, korban sudah lama mengalami sakit komplikasi dan sering sakit-sakitan.
Selama ini, ia tinggal di rumah bersama 2 anaknya sedangkan istri korban berada di kampung halaman yakni Baubau, Sulawesi Tenggara dalam rangka menghadiri acara pernikahan keluarga.
“Keterangan anak korban, sekitar pukul 04.00 Wita, ia mendengar korban keluar dari dalam kamar tidak lama kemudian mendengar seperti ada suara teriakan namun anak tidak terlalu memperhatikan karena keadaan mengantuk,” ungkapnya.
Hingga pada pukul 07.40 Wita, anak korban bangun tidur berniat mandi. Namun, saat hendak masuk ke kamar mandi, pintu kamar mandi tidak bisa terbuka dan terkunci dari dalam. Lalu anak korban mengintip dari celah pintu dan melihat bapaknya dalam keadaan tergantung dengan seutas tali.
“Korban langsung dievakuasi untuk dibawa visum ke RSUD Nunukan,” pungkasnya. (*)
Reporter: Novita A.K
Editor: Endah Agustina







