Polri: Ponpes Diduga Berafiliasi JI Ada di Pulau Jawa dan Luar Jawa

Hukrim, Nasional126 views

Jakarta – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol. Rusdi Hartono menyebutkan sejumlah pondok pesantren yang diduga berafiliasi dengan organisasi teroris Jamaah Islamiyah (JI) berada di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.

Rusdi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa tim Densus 88 Antiteror Polri telah memetakan dan mengawasi kegiatan di ponpes-ponpes tersebut.

Baca Juga :  Barang Bukti 19 Perkara Sabu Dimusnahkan Kejaksaan Bulungan

“Densus telah memetakan ini dan mengawasi beberapa ponpes yang diduga kuat berafiliasi dengan JI,” katanya.

Polri menyinyalir organisasi teroris JI merekrut para lulusan terbaik di berbagai pondok pesantren untuk menjadi calon jihadis.

Calon anggota JI yang dipilih adalah mereka yang memiliki kecerdasan dan loyalitas tinggi.

Pondok pesantren yang santrinya direkrut oleh JI diduga memiliki keterlibatan dengan organisasi JI.

Baca Juga :  Pria 60 Tahun Ditemukan Meninggal di Gerobak Jualan Pujasera Tanjung Selor

Sebelumnya, Densus 88 Antiteror Polri menemukan sebuah sasana bela diri di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang diketahui merupakan milik kelompok teroris JI.

Kelompok JI memiliki 12 lokasi serupa di Jawa Tengah.

Sasana bela diri di Ungaran tersebut berbentuk beberapa vila. Tempat tersebut untuk pelatihan bela diri kelompok JI.

Tak hanya bela diri, di sasana juga diajarkan cara merakit bom dan cara menghadapi penyergapan.

Baca Juga :  Mendagri Tegaskan Reforma Agraria untuk Kepentingan Rakyat

Para pengikut kelompok JI yang berlatih bela diri di Sasana Bela Diri Ungaran dipersiapkan untuk berangkat ke Suriah dan menjadi jihadis.(ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *