Tabur Benih Ikan dan Udang di Sungai Malinau, Gubernur Ajak Sampaikan Informasi Positif

MALINAU – Baru sepekan melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Malinau, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal Arifin Paliwang SH M.Hum, kembali melakukan kunjungan di Kabupaten Malinau, tepatnya ke Desa Long Loreh, Kecamatan Malinau Selatan. Kehadirannya orang nomor satu di Kaltara ini pun disambut dengan antusias para tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat sekitar.

Kunjungannya bersama dengan Wakil Gubernur Dr. Yansen TP,.M.Si kali ini untuk menyaksikan dan ikut melakukan tabur benih ikan dan udang galah di sungai sekitaran Loreh yang sempat terdampak akibat jebolnya tanggul limbah dari perusahaan batu bara PT. KPUC.

BACA BERITA TERKAIT:

“Kejadian kemarin itu merupakan kejadian yang memang di luar rencana manusia, namun KPUC telah menunaikan janjinya dan berkomitmen untuk mengembalikan habitat alam dan membangun desa-desa yang ada di sekitar Loreh,” kata Gubernur.

Meski pihak perusahaan telah menunaikan janjinya, namun Zainal sangat berharap agar kejadian serupa tidak terjadi lagi.

“Kejadian ini memang karena bencana alam yang sebelumnya sempat diwarnai dengan intensitas hujan yang tinggi yang mengakibatkan tanggul perusahaan jebol. Maka dari itu mari kita sama-sama berdoa agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Di kesempatan ini, gubernur Kaltara juga mengajak para tokoh masyarakat, tokoh adat dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama meluruskan kejadian mengenai kejadian ini. Di mana kejadian ini sudah banyak ditafsirkan oleh beberapa pihak dengan tafsiran yang kurang positif serta kurang pertanggung jawaban.

“Semua tentu tidak ingin mengalami kejadian seperti ini, namun jika alam berkehendak lain kita mau apa. Masyarakat yang merasakan dan masyarakat di sini yang melihat kejadian ini. Jadi mari kita bersama-sama meluruskan informasi salah yang beredar selama ini,” tuturnya.

Salah satu tokoh masyarakat Long Loreh, Balan menganggapi kejadian ini dengan positif dan tidak ingin beberapa pihak atau oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi.

Balan mengatakan, kejadian ini harus menjadi pelajaran semua pihak, dan mengambil hikmah dari kejadian ini. “Warga tentu sangat senang dengan adanya kunjungan dari pemimpin Kaltara, dan warga tentunya berterima kasih karena pihak perusahaan telah menunaikan tuntutan dari masyarakat, yang sempat terdampak akibat jebolnya tanggul limbah,” imbuhnya lagi.

“Selama ini pihak perusahaan juga telah banyak membantu dan menunjang perputaran ekonomi dari masyarakat sekitar dan tentu akan sangat kita sayangkan jika ada oknum yang ingin memanfaatkan kejadian kemarin untuk kepentingan tertentu,” pungkasnya.(*)

 

Reporter: Osarade

Editor: M. Yanudin

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *