MALINAU – Belasan kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Malinau, mendatangi Polres Malinau. Diketahui kedatangan belasan kader DPC Demokrat itu, ialah untuk melaporkan salah seorang oknum yang diduga telah melakukan pencemaran nama baik Partai Demokrat.
Didampingi oleh kuasa hukumnya, saat diwawancarai Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malinau, Oktrianus Carles mengatakan, kedatangannya ke Polres Malinau ialah untuk melaporkan dugaan tindakan pencemaran nama baik yang dilakukan secara langsung oleh salah satu tim kampanye Pasangan Calon(Paslon) Pemilihan Bupati(Pilbup) Malinau, saat melakukan orasi.
“Tadi kami telah melaporkan orasi salah satu tim kampanye calon yang diduga mencemarkan nama baik partai,” kata Charles.
Dijelaskan oleh Wakil ketua DPC Demokrat itu dalam laporannya, kali ini bukanlah terkait dengan Pilbup Malinau, melainkan karena adanya pencemaran nama baik kepada partai dan pencemaran nama baik kepada salah satu kader terbaik partai Demokrat saat ini.
“Salah satu kader terbaik kami menjadi Bupati Malinau. Didalam orasi itu, kader utama Partai Demokrat Malinau tersebut disebut tidak netral dalam pembangunan malinau nah, ini maksudnya apa,” tegasnya.
“Lalu, ada juga orasi yang kita anggap telah mencemari marwah partai Demokrat. Jadi terkait 2 hal ini saja laporan ini dan bukan terkait Pilkada,” lanjutnya.
Ditambahkannya, Charles sengaja menegaskan hal itu, karena saat ini ,DPC Partai Demokrat Kabupaten Malinau juga mengusung Paslon dalam Pilbup Malinau. Ia juga menambahkan dalam laporannya pihaknya turut memberikan bukti sebuah rekaman video orasi yang diduga berunsur pencemaran nama baik.
“Takutnya ada salah persepsi, karena ini tidak ada kaitannya dengan Pilbup, tapi murni masalah pencemaran nama baik terkait Partai dan kader dan kita punya buktinya. Dan sudah kita serahkan tadi,” tutupnya.
Karena laporan ini, baru dilaporkan ke Polres Malinau pada 10 november 2020, laporan ini pun, baru bersifat sebagai Laporan Aduan dan masih menunggu proses lanjutan untuk masuk tahap lidik.(*)
Reporter: Osarade
Editor: Ramli







