Diduga Korsleting Arus Listrik, Amukan Si Jago Merah Hanguskan Bangunan Asrama Pastur Gereja Khatolik

MALINAU – Kebakaran yang baru saja terjadi di Jalan Raja Pandita, RT 12 No 72, Tanjung Belimbing, Kabupaten Malinau, menghanguskan sebuah Bangunan dua tingkat, Selasa (10/11/2020).

Bangunan tersebut merupakan Kantor Administrasi sekaligus tempat tinggal Pastor Gereja Katholik (Pastoran) Santo Stefanus Malinau Keuskupan Tanjung Selor, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara.

Menurut Kasi Pengendalian dan Pemberdayaan Pemadam Kebakaran (Damkar) kabupaten Malinau Alfius mengatakan laporan kebakaran tersebut diterima pihaknya sekira pukul 03:53 Wita.

Dan menurut kesaksian warga sekitar ia menjelaskan lokasi kejadian, Api mulai merambah dari area belakang yakni di bagian dapur bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.

“Kejadiannya itu pagi sekali, mulanya dari bagian belakang bagian dapur. lama-lama menjalar ke depan. Jam 4 itu apinya sudah menyebar,” ujarnya lagi.

“Awal kejadian sekira pukul 03:30 Wita, Informasi kita terima pukul 03:53 Wita, anggota tiba di lokasi kejadian selang 7 menit setelah laporan diterima dan langsung melaksanakan pemadaman,” ungkapnya.

Dari keterangan Alfius, titik api menyebar dari belakang bangunan. Pemadaman cukup menyita waktu karena api telah menyebar di seisi gedung.

Alfius juga mengatakan dalam kejadian tersebut, pihaknya menurunkan 40 Personel pemadam kebakaran, 3 unit mobil tembak, 1 unit mobil portable dan 2 unit mesin penyedot portable.

Dan Pukul 05:10 Wita, api baru berhasil dipadamkan oleh Pemadam Kebakaran. Bagian depan bangunan tampak masih utuh, sedangkan 3/4 bagian lainnya hangus terbakar.

Sedangkan dari keterangan Kapolsek Malinau Kota IPTU Madurut SH, dari penyelidikan sementara api diduga berasal dari korsleting arus listrik yang terjadi pada bagian belakang bangunan.
Meski tidak ada korban jiwa, tapi kerugian materi yang diakibatkan dari kebakaran itu ditafsirkan Rp ratusan juta.

“Sebelum kejadian sempat mati lampu dan ketika hidup, api tiba-tiba berkobar dibelakang bangunan. Makanya untuk sementara dugaan dari penyelidikan kita itu diakibatkan dari korsleting listrik. Tapi penyelidikan, kita masih dalami hingga saat ini,” tutupnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *