MALINAU – Ketua PKK Kabupaten Malinau, Ny. Ping Yansen mengaku sedih karena tidak bisa melihat seluruh kader anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) hadir dalam penutupan kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, di kesempatan terakhirnya sebagai ketua PKK lantaran adanya pandemik covid-19.
Kendati demikian, Ny. Ping Yansen tetap merasa bangga atas pencapaian anggota PKK yang selama 10 tahun terakhir menemaninya membangun potensi Malinau melalui rumah tangga.

“Maunya semuanya bisa datang. Tapi karena covid jadi yang datang hanya PKK sekitaran Malinau kota saja, sedangkan yang tidak hadir, hanya mengirim video saja,” kata Ny. Ping Yansen.
“Tapi saya tetap berterimah kasih kepada semua kader dan anggota PKK yang selama ini telah berjuang, membangun potensi lokal Malinau,” ungkapnya.
Produk lokal yang dimaksud bukanlah produk olahan biasa, melainkan produk lokal yang semua bahannya didapatkan dengan cara membuatnya sendiri dengan memanfaatkan perkarangan rumah. Seperti rotan, kue, jamu dan lainnya, yang mampu meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

“Saya bersyukur sekali kalau produk buatan kita bisa laris di pasaran. Bahkan ada keluarga yang mendapatkan omzet Rp 2 juta untuk produk olahannya, tentu ini membuktikan program PKK mampu meningkatkan ekonomi keluarga,” tutupnya.(*)
Reporter: Osarade
Editor : M. Yanudin







