Hizkia Kevin Manullang, Siswa SMA 2 Tarakan Terpilih jadi Paskibra di Istana Negara

HIZKIA Kevin Manullang, seorang pelajar laki-laki asal SMA Negeri 2 Tarakan yang terpilih menjadi pasukan pengibar bendera merah putih di Istana Negara di Jakarta pada 17 Agustus 2022. Seperti apa cerita Kevin hingga terpilih, berikut ulasannya.

Endah Agustina

Tak main-main, Kevin menyisihkan puluhan siswa lainnya di sekolah daerah Kaltara agar dapat terpilih ke Jakarta. Kevin sudah memulai latihan sebagai paskibra kala dia duduk di bangku kelas 1 SMA. Tidak mudah, dia merasakan disiplinnya belajar paskibra di bawah bimbingan seniornya.

“Dari kelas satu itu sampai tahap seleksi tingkat kota saya dilatih gerakan baris berbaris dan fisik oleh kakak-kakak senior, setelah itu saya ikut seleksi sekolah,” jelas Kevin.

Siswa yang duduk di bangku kelas 2 Jurusan IPA itu menguraikan, September 2021 dimulai seleksi sekolah dan mampu menyisihkan 15 siswa lainnya dan bertahan di 13 besar. Selanjutnya, ia pun melaju ke tahap berikutnya yakni seleksi tingkat kota yang tentunya terdapat berbagai perwakilan siswa dari SMA lainnya pada Maret 2022.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Perketat Arus Masuk Ternak, Wajib Lapor Sebelum Masuk Daerah

Kevin pun mengikuti tes sebagaimana yang telah ditentukan, ia bergelut dengan tes berbagai seperti pengetahuan umum, jasmani, baris berbaris dan lainnya. Dengan perasaan tak menentu, Kevin menjabarkan perasaannya saat pengumuman menuju tingkat selanjutnya yaitu provinsi. Berkas kegigihannya, Kevin dinyatakan lolos ke tahap provinsi pada Mei 2022.

“Kan di tingkat kota tidak ada tes psikotesnya, nah kalau di tingkat provinsi itu ada, jadi saya berlatih psikotes dan baris berbaris saya supaya lebih mantap,” kata pria kelahiran 27 April 2006 tersebut.

Kevin pun mengikuti tes yang digelar ditingkat provinsi selama dua hari. Rangkaian tesnya sama dengan ditingkat kota hanya saja terdapat psikotes di dalamnya. Ia kembali merasakan hebat debaran jantungnya saat waktu pengumuman tiba yang juga dilakukan di hari terakhir tes. Dalam pengumuman yang akan ia dengar nantinya terdapat dua pilihan, apakah ia yang terpilih di tingkat provinsi atau ia ke tingkat nasional.

“Disitu nama saya disebut sebagai wakil dari Kalimantan Utara untuk ke tingkat nasional, sebelumnya saya tidak nyangka tapi ada harapan saya memang untuk lolos tapi dari kabupaten lainnya serta teman saya juga tidak kalah jauh hebatnya, mereka fisiknya juga bagus, persiapannya juga,” tuturnya.

Baca Juga :  3.000 Warga Kaltara Terima Zakat Fitrah, Baznas Utamakan Fakir Miskin

Ia bersama perwakilan siswi perempuan asal Kabupaten Tana Tidung dijadwalkan terbang ke ibu kota pada Jumat, 15 Juli 2022 untuk melakukan karantina sebelum pengibaran di 17 Agustus 2022. Kevin punya niat besar ingin berperan sebagai kelompok pengibar.

Ia juga mengatakan bahwa ia sangat bangga terhadap dirinya dan orang tuanya. “Ya kalau orang tua bangga dan ada sedihnya yang pasti tidak menyangka kalau anaknya bisa mewakili Kaltara jadi paskibra,” sebut pria berusia 16 tahun itu.

Uniknya, Kevin belum pernah melakukan pengibaran di tingkat sekolahnya. Ekstrakurikuler paskibraka menjadi ajang latihan pertamanya dan langsung terpilih menjadi perwakilan bumi Benuanta.

Kevin bercerita bahwa awalnya ia kesulitan dalam menyesuaikan dirinya dalam baris berbaris karena tidak terbiasa. “Kadang saya bingung dan pasti salah-salah juga,” katanya.

Baca Juga :  Ramadan SIAP QRIS, 4.000 Jamaah Hadiri Kajian Hanan Attaki di Tarakan

Siswa kelahiran Tarakan itu melanjutkan, persiapannya sudah terbilang sangat matang. Mulai dari perlengkapan pribadi serta persyaratan yang diminta oleh nasional. Ia berangkat ke Ibu Kota bersama perwakilan siswi perempuan asal Tana Tidung dan satu pendamping dari Dispora Provinsi Kaltara.

Sebelum terbang ke Jakarta, Kevin juga sempat bertemu dengan Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H Zainal A Paliwang, M. Hum., ia pun bercerita bahwa ia diberi wejangan dari orang nomor satu di Kaltara itu.

“Pak Gubernur memberi nasehat untuk kami menjaga etika di sana (Jakarta), tetap disiplin dengan tinggi terus jaga kesehatan juga, jangan membuat nama Kaltara jadi buruk,” ungkapnya.

Kevin pun memiliki harapan besar atas kerasnya berlatih selama di tingkat kota maupun provinsi, ia memiliki target besar untuk menjadi pembentang bendera pada 17 Agustus mendatang.

“Target saya pengennya jadi pembentang tapi kalaupun tidak juga tidak apa-apa, saya tetap akan lakukan yang tebaik saat pengibaran,” tutupnya.(*) 

WhatsApp
TERSEDIA VOUCHER

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *