Pesawat Cassa Pulih, Pertamina Pastikan Pasokan Elpiji di Krayan Kembali Normal

Krayan – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan suplai bahan bakar elpiji ke Kecamatan Krayan, Kalimantan Utara telah kembali normal, pasca beroperasinya Pesawat Cassa milik PT. Pelita Air Service (PT. PAS) yang sempat mengalami kerusakan.

Hal tersebut disampaikan oleh Area Manager Comm, Rel, & CSR Regional Kalimantan, Susanto August Satria pada Selasa, 23 November 2021. “Hari ini telah dilakukan pengiriman kembali pasokan bahan bakar elpiji ke Kecamatan Krayan”, tutur Satria menerangkan Pertamina bergerak cepat pasca pulihnya Pesawat Cassa yang digunakan untuk mengangkut produk elpiji.

Baca Juga :  70 Persen Pasokan Telur di Kaltara Bergantung dari Luar Daerah

Pengiriman suplai bahan bakar elpiji akan dilakukan sebanyak dua kali dengan kapasitas 45 tabung LPG NPSO 12 Kg dalam sekali angkut. “Untuk pengiriman pertama akan dilakukan pagi ini (23/11) pukul 10.08 WITA dan pengiriman kedua dilakukan pukul 13.00 WITA tentunya dengan memperhitungkan kondisi cuaca”, jelasnya, Selasa (23/11).

Satria juga menegaskan bahwa pasokan elpiji untuk masyarakat Krayan dalam kondisi yang aman dan tersedia, tanpa ada pengurangan. “Untuk stok elpiji dipastikan tersedia dan mencukupi, kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Krayan terhadap kegiatan operasi Pertamina”, tambah Satria.

Baca Juga :  Karantina Kaltara Catat Lalu Lintas Komoditas 8,1 Juta Ton, Nilainya Tembus Rp1,3 Triliun

Kecamatan Krayan sendiri termasuk kedalam kategori wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal) sehingga memiliki akses yang sangat terbatas untuk pengantaran bahan bakar. Meskipun begitu, Pertamina memastikan upaya terbaik untuk menghantarkan energi dengan harga yang sama dengan di wilayah lain. “Hal ini merupakan upaya Pertamina menciptakan energi berkeadilan, sehingga masyarakat Krayan bisa memperoleh produk elpiji dengan harga yang sama dengan di tempat lainnya”, tutup Satria.(*)

Baca Juga :  Cerita Pedagang Telur yang Omzetnya Kian Merosot: Banyak yang Busuk dan Dibuang

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *