Pemprov Kaltara Sikapi Inflasi dengan Meningkatkan Sektor Riil

benuanta.co.id, BULUNGAN – Bulan Oktober 2021 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengalami inflasi sebesar 0,49 persen. Hal itu dipengaruhi oleh kenaikan indeks pada kelompok transportasi sebesar 5,30 persen dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,04 persen.

Menyikapi hal tersebut Wakil Gubernur Kaltara Yansen TP mengatakan jika di setiap daerah pasti terjadi inflasi tak terkecuali Provinsi Kaltara. Maka harus ada kebijakan daerah untuk meningkatkan aktivitas masyarakat pada sektor riil.

Baca Juga :  Gubernur Kaltara Ingatkan ASN Pentingnya Kejujuran dan Akhlak

“Untuk itu kita harus penguatan pada sektor riil-nya dan program kita kan lebih berorientasi pada penguatan sektor riil seperti pangan daerah dan masyarakat lokal,” ujar Yansen kepada benuanta.co.id, Senin 8 November 2021.

Dia menuturkan, inflasi timbul saat orang tidak mampu menciptakan produksi. Bukan hanya soal dana saja tetapi bagaimana masyarakat itu diperkuat. Hal itulah yang telah didiskusikan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kaltara.

Baca Juga :  Minta Tambahan Kuota hingga Punya Storage BBM di Daerah

“Kalau masyarakat diperkuat maka dengan sendirinya inflasi itu akan tereliminasi sendiri,” paparnya.

Dirinya pun harapkan kepada seluruh pegawainya agar tidak terlalu banyak bepergian dengan menggunakan transportasi udara. Pasalnya, salah satu pengaruh inflasi dari segi kenaikan indeks pada kelompok transportasi.

“Saya kira sudah ada batasan, untuk bepergian tidak terlalu banyak menggunakan pesawat karenanya hanya dibatasi pada tingkat tertentu saja,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Bapenda Kaltara Kejar Potensi Pajak Alat Berat di Perusahaan

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *