DPKP Kaltara Programkan Jalan Tani, Prioritaskan Lahan Belum Tersentuh

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Upaya meningkatkan produksi hasil tani lokal, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana akan kembali menambah pembangunan jalan tani tahun ini. Jalan tani untuk mendorong produksi petani pada lahan pertanian Kaltara yang belum tersentuh program pemerintah.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara, Heri Rudiono melalui Kabid Sarana dan Prasarana DPKP Kaltara, Ramdani mengatakan, kalau pihaknya sudah rutin memprogramkan kegiatan ini dengan tujuan mempermudah akses petani saat bertani ataupun berkebun.

Baca Juga :  Respons Ultimatum Prabowo soal Pembubaran DJBC, Bea Cukai Tarakan: Kami Siap Ikuti Arahan

“Setiap tahun sudah kita programnya tapi karena lahan pertanian di Kaltara ini sangat besar, tentu kita tidak dapat melaksanakannya sekaligus. Sehingga kita laksanakan secara bertahap dengan memprogramkannya setiap tahun,” kata Ramdani, pada Kamis, 17 April 2025.

Titik lahan pertanian di Provinsi Kaltara yang akan dibangunkan jalan tani seperti lahan tani di Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau dan Kabupaten Nunukan.

Baca Juga :  Realisasi PAD Kaltara Baru 41 Persen, Bapenda Optimis Capai Target hingga Akhir Tahun

“Untuk sementara ini baru ada ditiga daerah itu yang kita tetapkan dalam kegiatan APBD murni. Kalau untuk selanjutnya kita lihat di APBD Perubahan jika ada,” jelasnya.

“Lalu beberapa lokasi yang kita tentukan juga merupakan lokasi yang belum tersentuh program ini. Karena tahun lalu banyak kelompok tani yang meminta untuk dibangunkan jalan tani,” terangnya.

Baca Juga :  Antisipasi Maladministrasi, Ombudsman RI Bakal Investigasi Pelabuhan di Tarakan

Ia menambahkan, adanya program pembangunan jalan tani ini ialah untuk mempermudah akses para petani dalam mengelola lahan pertanian.

“Jika akses jalannya mudah maka dalam mengelola hasil panen juga akan mudah. Apalagi di Kaltara ini masih banyak jalan tani yang masih berbentuk tanah agregat,” pungkasnya. (*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *