Judi Online Merajalela, Candunya Mirip Narkotika

benuanta.co.id, TARAKAN – Maraknya permainan judi slot online di kalangan remaja dinilai dapat merusak psikologis. Hal itu terjadi pada RS (22), warga di Kota Tarakan yang kecanduan judi online. Bahkan kerugian setiap bermain mencapai Rp 500 ribu.

Orang tua RS, yakni JH (45) mengungkapkan, baru mengetahui anaknya bermain judi online lantaran selalu meminta uang kepada orang tua. Padahal RS diketahui juga telah berpenghasilan sendiri.

“Kami sebagai orang tua mengetahui hal itu ketika kami melihat isi handphone RS. Setelah diberi tahu temannya karena kami pun bingung uang hasil kerjanya kemana, ternyata untuk bermain judi online,” ungkap JH, Kamis (23/5/2024).

Akibat kecanduan judi online tersebut, ia sebagai orang tua merasakan perubahan sikap yang drastis dari sang anak.

“Seiring waktu kami juga menafsirkan bahwa anak ini suka emosian, berkata nada tinggi, mengurung di kamar. Sepulang kerja kadang tidak pulang ke rumah,” sambungnya.

Sementara itu diungkapkan Ahli Saraf Psyco Healing, Henni Budiastuti l, M.Psi., mengatakan, psikolog telah menemukan bahwa perjudian mengubah banyak sirkuit otak. Hal ini mirip seperti yang dialami para pecandu narkoba.

“Ketika orang berjuang dengan gangguan perjudian, kemungkinan besar mereka akan memiliki masalah kesehatan terkait yang berasal dari stres, kurang tidur dan bahkan masalah jantung,” ungkap Henni.

Selain itu banyak kasus serupa yang terjadi lantaran korbannya mengalami kegagalan finansial akibat judi online.

“Namun masalah umum yang kami lihat ketika orang datang berobat adalah hal-hal seperti utang kerugian besar, hilangnya waktu, hilangnya produktivitas dan rusaknya hubungan,” tambahnya. (*)

Reporter: Rewinda karinata

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1964 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *