Perkuat Modal UMKM, DPMPTSP Fasilitasi Pertemuan bersama BI Kaltara

benuanta.co.id, TANJUNG SELOR – Perkuat nilai realisasi melalui sektor Ekonomi Kreatif (Ekraf), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), fasilitasi pertemuan bersama Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Kaltara.

Fasilitasi DPMPTS Kaltara bersama BI Kaltara ini merupakan untuk membahas konektivias perbankan bersama pelaku UMKM. Penata Kelola Penanaman Modal – Ahli Muda pada DPMPTSP Kaltara, Rahman mengatakan adanya kolaborasi kemitraan antara pengusaha lokal dengan perbankan di Kaltara merupakan salah satu upaya dari Pemprov Kaltara dalam mendorong UMKM naik kelas.

“Kita tidak hanya melihat capaian realisasi investasi itu ditingkat Perusahaan besar saja tapi juga melalui Ekraf yakni pelaku UMKM dalam membesarkan sayap bisnisnya,” kata Rahman pada Selasa, 30 April 2024.

Baca Juga :  Pemprov Kaltara Buka Ruang ke Malaysia untuk Investasi Sektor Kesehatan

Dalam pertemuan itu diharapkan Rahman juga dapat menggerakan perbankan di Kaltara agar dapat mempermudah fasilitasi pembiayaan bagi pelaku UMKM yang telah melakukan kemitraan dengan pengusaha besar (investor) yang ada di Kaltara.

“Pembiayaan Perbankan ini memang saya diperlukan karena biasanya memberikan suku bunga yang lebih ringan dan lebih membantu pelaku UMKM, khsuusnya pelaku UMKM yang sudah memiliki market lebih,” lanjutnya lagi.

“Karena kita akui juga dalam membesarkan pasar dan memperbanyak produksi, pelaku UMKM tentu membutuhkan modal dan investasi yang lebih. Makanya BI Kaltara kita harapkan dapat berperan dalam memberikan kemudahan itu,” terangnya.

Baca Juga :  Investasi Desalinasi Cukup Menjanjikan di Kaltara

Tak hanya itu, ia menambahkan kalau Kegiatan kemitraan yang sudah berjalan ini, sudah memberikan beberapa UMKM atau pengusaha lokal dampak yang positif bahkan sampai berhasil naik kelas.

Di mana para pelaku UMKM yang biasa dapat kontrak kerja Rp 50 – Rp 200 juta, sekarang ada yang dapat Rp 500 juta ke atas, bahkan sampai miliaran.

“Ini bukti bahwa kegiatan investasi di kaltara memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di daerah. Makanya Kami terus mendorong kegiatan kemitraan ini, sebagai bentuk implementasi Peraturan Menteri Investasi Nomor 1 tahun 2022 tentang Tata Cara Kemitraan Usaha Besar dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Daerah,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Investasi Desalinasi Cukup Menjanjikan di Kaltara

Reporter : Osarade

Editor: Nicky Saputra

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2920 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *