Pemkab Nunukan Terima Aset Renovasi Bangunan Sekolah Senilai Rp 36 Miliar

benuanta.co.id, NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menerima Aset Barang Milik Negara (BMN) kegiatan rehabilitasi dan renovasi sekolah dari Balai Prasarana Dan Pemukiman Kementerian PUPR Wilayah Kalimantan Utara.

Kegiatan itu berlangsung di Spam Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, pada Rabu, 24 Januari 2024.

Kepala Balai Prasarana dan Pemukiman Kementerian PUPR Wilayah Kalimantan Utara, Nuris Wahyudi mengatakan, telah melakukan penandatanganan berita acara serah terima aset barang milik negara ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan atas kegiatan rehabilitasi dan renovasi sekolah di Lumbis dan Lumbis Ogong yang dikerjakan pada tahun 2022.

Baca Juga :  Pengelola Keuangan di Nunukan Ikut Bimtek Bendahara Pengeluaran

Sekolah itu di antaranya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Lumbis, SDN 05 Lumbis, SDN 08 Lumbis, SDN 09 Lumbis, SDN 10 Lumbis, SDN 07 Lumbis SDN 09 Lumbis Ogong, SDN 05 Lumbis Ogong dan SMPN 02 Lumbis.

“Insyaallah jika tidak ada hal yang mendesak kemungkinan kita akan segera membangun 4 sekolah lagi di tahun 2024 ini,” kata Wahyudi.

Baca Juga :  Pengelola Keuangan di Nunukan Ikut Bimtek Bendahara Pengeluaran

Lanjutannya, aset yang diserahkan renovasi sekolah ini sebesar Rp 36 miliar. Dia juga meminta agar bangunan yang diserahkan itu dirawat dengan baik dan menjaga aset tersebut.

Sementara itu Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, menyampaikan sekolah-sekolah yang kondisinya sudah tidak memadai telah selesai direnovasi dan dibangun menjadi lebih baik serta nyaman untuk kegiatan belajar.

Baca Juga :  Pengelola Keuangan di Nunukan Ikut Bimtek Bendahara Pengeluaran

“Saya menyambut baik mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalimantan Utara Kementerian PUPR yang sudah membangun Spam dan merehabilitasi sekolah-sekolah di Kabupaten Nunukan,” kata Laura.

Dia juga berharap kerjasama dan sinergi seperti ini dapat ditingkatkan di tahun-tahun mendatang, sehingga masalah-masalah dasar masyarakat dapat diselesaikan bersama. (*)

Reporter: Darmawan

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *