Madri Pani: SPBU di Berau Harus Buka 24 Jam

benuanta.co.id, BERAU – Ketua DPRD Berau, Madri Pani menyoroti panjangnya antrean Stasiun Pengisian Bahan Bakau Umum (SPBU) di Kabupaten Berau.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau harus kaji ulang jumlah penduduk dengan kendaraan yang digunakan masyarakat tiap harinya agar sebanding dengan suplai Bahan Bakar Minyak (BBM) yang datang ke SPBU.

“Jadi kita bisa mengukur seberapa konsumtifnya masyarakat akan BBM ini. Kalau jatah BBM ke Berau kurang, pemerintah bisa mengusulkan penambahan kuota,” ungkapnya Kamis (30/11/2023).

Baca Juga :  Jaga Habitat Ubur-Ubur, Wisatawan Kakaban Diharap Dibatasi

Kata dia Pemkab Berau bisa mencari benang merah atas panjangnya antrean yang terjadi.

“Ya meski juga harus diakui bahwa antrean ini karena banyaknya pengetap di SBPU,” ujarnya.

Tapi di sisi lain, menurutnya pengetap juga menguntungkan banyak masyarakat ketika mencari BBM di tengah malam.

“Untuk itu, saya menyarankan sistem pelayanan SPBU menjadi 24 jam untuk menekan angka pengetap di Bumi Batiwakkal,” ucapnya.

“Saya kira kalau SPBU buka sampai 24 jam, tentu akan dipertimbangkan untuk dilakukan penambahan kuota BBM,” tambahnya kepada benuanta.co.id.

Baca Juga :  DPRD Berau Dorong Percepatan Pembangunan RTH

Sebab, lanjut dia, jika pengetap dihilangkan, maka akan berdampak luas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Sebab, tidak sedikit pengetap yang menggantungkan hidupnya dari menjual bensin eceran ini,” bebernya.

Untuk itu, kata Madri, sebaiknya dibuatkan aturan kepada pengetap agar tertib dalam mengisi BBM.

“Misalnya satu orang hanya boleh sekian liter. Jadi ada batasan supaya tidak melebihi kuota yang ada,” tuturnya.

Ia berharap pemerintah bisa mempertimbangkan usulan tersebut dan melakukan kajian ulang terhadap persoalan yang terjadi agar tidak mengorbankan masyarakat serta memberatkan SPBU sendiri.

Baca Juga :  Jaga Habitat Ubur-Ubur, Wisatawan Kakaban Diharap Dibatasi

“Saya meminta bupati untuk duduk bersama dengan pelaku usaha terkait kebutuhan BBM di Berau. Harapan saya bisa dipertimbangkan usulan itu. Jangan sampai nantinya perekonomian masyarakat anjlok begitu juga dengan pihak SPBU yang merasa diberatkan. Jadi harus ada evaluasi mendalam,” pungkasnya.(adv)

Reporter: Georgie

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *