Pemprov Kaltara Harapkan ASN Profesional, Netral dan Berintegritas

benuanta.co.id, BULUNGAN – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melaksanakan sosialisasi pembekalan persiapan pelaksanaan tes pemetaan atau penilaian potensi dan kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Talent Pool dengan metode Computer Assisted Competency Test (CACT-BKN) bagi PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang melalui Sekretaris Daerah Provinsi Provinsi Kaltara, Suriansyah mengatakan pembekalan persiapan pelaksanaan tes pemetaan atau penilaian potensi dan kompetensi akan dilaksanakan selama 3 hari. Hal ini merupakan bentuk nyata dari penerapan sistem merit.

Baca Juga :  Program Pengembangan Kompetensi ASN Berjalan Sukses, BKD Kaltara dapat Penghargaan dari Kanreg VIII BKN

“Ini sebagai salah satu kita untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang unggul, dengan meningkatkan profesionalisme ASN dan mewujudkan tata pemerintahan yang baik di Pemprov Kaltara,” ucapnya kepada benuanta.co.id, Rabu 5 Juli 2023.

Dia menjelaskan jika pemerintah Indonesia telah mencanangkan manajemen ASN yang berbasis sistem merit. Dengan mengedepankan manajemen talenta sebagai kegiatan prioritas untuk membangun SDM ASN yang profesional, netral, berintegritas dan berkinerja tinggi untuk menjadi birokrasi berkelas dunia.

Kata dia, pemerintahan yang berbasis sistem merit adalah sebuah pemerintahan yang dikelola oleh orang-orang yang diseleksi berbasis pada kemampuan atau kecakapan yang dimilikinya yaitu kualifikasi kompetensi dan kualitas kinerja setiap pegawai.

Baca Juga :  Sukses Pengembangan Kompetensi ASN, Kaltara Sabet Penghargaan dari Kanreg VIII BKN

“Ini diberlakukan secara adil dan wajar dengan tanpa diskriminasi, sistem merit bertujuan pertama merekrut ASN yang profesional dan berintegritas serta menempatkan mereka pada jabatan yang berbasis pemerintah sesuai dengan kompetensinya,” jelasnya.

Lanjutnya, yang kedua mempertahankan ASN melalui pemberian kompensasi yang adil dan layak, ketiga mengembangkan kemampuan ASN melalui bimbingan dan pendidikan pelatihan (Diklat).

“Ini juga melindungi karir ASN dari politisasi dan kebijakan yang bertentangan dengan prinsip merit yaitu nepotisme, primordialisme dan pavoritisme,” paparnya.

Baca Juga :  Program Pengembangan Kompetensi ASN Berjalan Sukses, BKD Kaltara dapat Penghargaan dari Kanreg VIII BKN

Dirinya berharap dari Talent Pool ini didapatkan sekelompok PNS yang memiliki kompetensi dan kinerja terbaik disetiap organisasi yang selanjutnya dipersiapkan sebagai pemimpin organisasi dimasa depan. (*)

Reporter: Heri Muliadi

Editor: Yogi Wibawa

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2115 votes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *