Banjir Malinau Mulai Surut, Pemkab Khawatir Muncul Penyakit DBD dan Diare

benuanta.co.id, MALINAU – Kondisi banjir di Kabupaten Malinau berangsur surut, aktivitas lalu lintas di ruas-ruas jalan terpantau mulai normal.

Sebelumnya, aktivitas masyarakat di Malinau sempat mengalami lumpuh total akibat banjir yang berasal dari luapan Sungai Sesayap pada Senin, 22 Mei kemarin.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

Saat dikonfirmasi Kapolres Malinau, AKBP Andreas Deddy Wijaya menyampaikan aktivitas arus lalu lintas telah kembali pulih.

“Seperti yang terlihat aktivitas kendaraan di jalan-jalan Malinau sudah mulai normal, di mana para pengendara sudah bisa melalui ruas Jalan yang kemarin sempat banjir,” kata Kapolres yang akrab disapa Andreas pada Selasa 23 Mei 2023.

Berangsur surutnya Banjir inipun, diharapkan oleh Andreas dapat dimanfaatkan oleh warga untuk membersihkan kediaman, saluran air hingga untuk menghindari dampak sehabis banjir.

“Dampak banjir inikan banyak sekali, selain membawa sampah, dampak banjir ini juga dapat menyumbat saluran air warga. Makanya saya himbau agar masyarakat bergotong-royong untuk membersihkan Lingkungan yang terdampak banjir,” himbaunya.

Sementara itu saat dihubungi Camat Malinau Kota, Muhammad Yusuf selain kondisi Lingkungan Dampak dari bencana banjir kali ini juga dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat.

“Sampai saat ini kita masih memantau laporan masyarakat terkait kesehatan. Karena biasanya usai banjir kita selalu mendapat laporan mengenai penyakit DBD dan diare,” lanjutnya.

“Makanya di sini saya menghimbau masyarakat juga harus melaporkan diri jika mengalami gangguan-gangguan kesehatan selama terdampak banjir,” pungkasnya. (*)

Reporter : Osarade

Editor: Yogi Wibawa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *