Tubuh Anak 10 Tahun di Sebatik Ditemukan Tanpa Kepala, Diduga Kuat Dibunuh Ibu Tiri

benuanta.co.id, NUNUKAN – Seorang anak perempuan berusia 10 tahun ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan. Tubuh anak malang itu ditemukan mengapung di bawah kolong rumah Jalan Dawing, RT 05 Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik pada Sabtu, 4 Maret 2023 sekitar pukul 6 sore.

Hasmiranda dinyatakan hilang sejak Sabtu, 25 Februari 2023 lalu. Dijelaskan Ketua RT 05 Desa Dawing, Imran warga dan pihak kepolisian melakukan pencarian dan menemukan tubuh Hasmiranda tanpa kepala dengan aroma yang tidak sedap.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
2114 votes

“Karena ada aroma yang tidak sedap di dekat lokasi tersebut, setelah di cek ternyata ada mayat tanpa kepala yang sudah membusuk. Setelah itu kita kembali lakukan pencarian di sekitar lokasi tersebut dan menemukan kepala Hasmiranda,” ungkap Imran, Ahad (5/3/2023).

Baca Juga :  Basarnas Tarakan Perkuat Pos SAR Nunukan dengan Alutsista Baru

Imran menyampaikan, lokasi mayat ditemukan kurang lebih 80 meter dari rumahnya. Korban yang merupakan anak kelas 3 SD ini, kuat dugaan telah dibunuh dengan sadis oleh ibu tirinya sendiri.

Dikisahkan imran, ibu tiri korban sendiri yang menunjukkan lokasi tempat korban berada. Sehingga pihak kepolisian dan warga setempat langsung melakukan pencarian di lokasi tersebut dan berhasil menemukan potongan tubuh korban.

Awalnya kecurigaan tersebut kepada ibu tirinya lantaran saat dimintai keterangan oleh kepolisian selalu berbelit-belit. Selian itu, warga setempat juga menilai sikap ibu tirinya yang terkesan cuek padahal anaknya telah hilang sepekan lamanyaa.

Baca Juga :  Terindikasi CPMI Non Prosedural, Imigrasi Tunda Keberangkatan Tiga Calon Penumpang ke Tawau

“Jadi mungkin ibu tirinya ini mengaku dan ia sendiri yang menunjukkan lokasi di mana tempat anak ini berada, tapi kalau apakah anak ini di bunuh di situ atau di rumahnya kita belum mendapatkan informasi dari kepolisian,” katanya.

Imran menyampaikan, beberapa hari terakhir ini warga yang melintas di jembatan dekat rumah tersebut selalu mencium aroma busuk termasuk pemilik rumah tempat korban ditemukan.

Namun saat itu, warga mengira aroma tidak sedap bersumber dari bangkai binatang. Sebab, di lokasi temuan jenazah seringkali didapati bangkai binatang dan banyak sampah.

Baca Juga :  Warga Desa Atap Heboh, Air Sungai Sembakung Berubah Jernih 

“Rumah korban sudah digaris polisi, ayah korban saat ini di Polsek sementara ibu tirinya sudah dibawa ke Nunukan oleh Polres Nunukan,” tandasnya.

Sementara itu, sata dikonfirmasi terkait kebenaran informasi ini, Kasi Humas Polres Nunukan AKP Siswati mengatakan saat ini terduga pelaku yakni ibu tiri korban sudah berada di Mako Polres Nunukan.

“Saat ini terduga pelaku sudah di Mako Polres dan masih pemeriksaan, nanti kasus ini akan dirilis langsung oleh Kapolres,” singkat Siswati kepada benuanta.co.id saat dihubungi via telpon. (*)

Reporter: Novita A.K

Editor: Nicky Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *