Masuk Februari, Tana Tidung Zero Kasus DBD

benuanta.co.id, TANA TIDUNG – Sempat diserang wabah Demam Berdarah (DBD), Kabupaten Tana Tidung (KTT) kini zero kasus DBD. Padahal sebelumnya Kabupaten termuda di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ini, sempat menanggani puluhan kasus DBD yang dimulai sejak bulan November tahun 2022 lalu.

Dimana pada periode itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Tana Tidung, sempat menangani 29 kasus DBD dengan 34 suspek orang suspek DBD.

Calon Gubernur Kalimantan Utara 2024-2029 Pilihanmu
1994 votes

“Pada periode itu kita memang menangani banyak kasus DBD, bahkan pada bulan Januari saja kita masih menemukan 12 kasus DBD di Kecamatan Sesayap dan Kecamatan Sesayap Hilir,” kata Kabid Pencegahan Penyakit, Dinkes Tana Tidung, Hana Yuniar pada Sabtu, 04 Februari 2023.

Meski banyak menemukan kasus DBD. Namun berkat langkah cepat Pemkab Tana Tidung bersama Dinkes Tana Tidung, secara perlahan wabah DBD ini pun mampu diatasi. Bahkan saat ini, kasus DBD sudah tidak pernah muncul kembali di KTT.

“Alhamdulilah hingga saat ini kasus DBD sudah tidak kita temukan lagi, bahkan semua pasien DBD yang sempat menjalani perawatan sudah dinyatakan sembuh semua,” ujarnya.

“Dan ini tentunya berkat upaya kita bersama masyarakat yang terus menerapkan 3 M, Menguras, Mengubur dan Mendaur ulang barang bekas dan fogging yang rutin yang kita lakukan dibeberapa titik Wilyah KTT,” terangnya.

Walaupun sudah dinyatakan zero kasus DBD, namun Hana tetap menghimbau kepada masyarakat KTT agar tetap menerapkan 3 M, sebagai langkah pencegahan terhindar dari DBD.

“Adanya musim hujan cenderung membuat peningkatan, penyakit DBD ini dapat terjadi secara cepat, karena penularan penyakit melalui vektor nyamuk. Oleh karena itu 3 M harus tetap kita terapkan, termasuk penyemprotan fogging secara rutin,” pungkasnya.(*)

Reporter: Osarade

Editor: Ramli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *