oleh

Jalan Nyaris Putus, Pemdes Salimbatu Minta Diperhatikan Pemda

benuanta.co.id, BULUNGAN – Kondisi jalan penghubung Desa Salimbatu menuju Desa Silva Rahayu Kecamatan Tanjung Palas Tengah dan Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara sungguh memprihatinkan. Pasalnya, sejak tahun 2017 silam jalan tersebut sudah terkena longsor namun belum ada perbaikan hingga saat ini.

Kepala Desa Salimbatu Asnawi mengatakan, belum adanya perbaikan hingga saat ini membuat jalan tersebut makin hari makin terkikis hingga menyisakan puluhan sentimeter saja.

Baca Juga :  Habis Vaksin Pemuda di Tanjung Palas Ngedrop hingga Meninggal Dunia, Punya Riwayat Stroke Ringan, Penyakit Lambung dan Kolesterol

“Sudah kita minta berkali-kali diperbaiki kepada pemerintah, namun sampai sekarang masih seperti itu. Bahkan jalannya tinggal sedikit saja yang bisa dilalui,” ucapnya kepada benuanta.co.id, Jumat 19 November 2021.

Pihaknya tak bisa berbuat banyak untuk memperbaikinya, sebab jalan itu merupakan aset pemerintah daerah. Jika menggunakan dana desa (DD) dan anggaran dana desa (ADD) juga tidak dibenarkan.

“Kami usulnya itukan lewat Musrengbang hampir setiap tahun agar jalannya diperbaiki, tapi realisasinya belum ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Herman Meninggal Pasca Vaksin, Keluarga Minta Tak Lagi Terjadi

Tak hanya satu titik saja jalan yang mengalami kelongsoran. Dari perhitungan Asnawi, titik longsor ada tiga titik.”Ada 3 titik jalan itu yang longsor, yang parah titik satunya itu,” katanya.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Bulungan Syarwani menuturkan telah mengetahui jalan rusak parah tersebut. Pihaknya pun telah melakukan rapat bersama dinas terkait untuk mengambil langkah penyelesaian.

Baca Juga :  Pemotor Tergelincir Tabrak Mobil hingga Pengendara Meninggal Dunia

“Nanti melalui perusahaan di sana kita minta bantu lagi untuk memperbaiki dulu,” ujar Bupati Syarwani. Bupati pun menilai jalan rusak itu memang rawan terjadinya fatalitas hingga menyebabkan kecelakaan. Karena itu pihaknya setuju jika dilakukan penanganan sementara.

“Nanti kita surati perusahaan seperti SKI, Tubindo dan PKN disana supaya aman dilalui,” pungkasnya. (*)

Reporter : Heri Muliadi

Editor : Yogi Wibawa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *