oleh

BNNP Kaltara Musnahkan 385 Gram Sabu yang Gagal Diselundupkan Lewat Bandara Juwata

benuanta.co.id, TARAKAN – Rabu (25/8/2021) Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kaltara musnahkan sabu seberat 385 gram yang hampir diselundupkan lewat Bandara Internasional Juwata Tarakan pada 1 Juli 2021 lalu.

Untuk diketahui, personel berantas BNNP Kaltara berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti (bb) saat ingin berangkat melalui Bandara Juwata Tarakan dengan tujuan ke Makassar.

Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol. Samudi mengatakan, pelaku berinisial S alias BB dengan sengaja membawa narkotika jenis sabu yang dimasukkan kedalam bungkus makanan atau snack berupa Apollo Pandan cake untuk mengelabuhi petugas di Bandara Juwata Tarakan.

Baca Juga :  Lempar Sabu Sembunyi Tangan di Lapas Tarakan ?

“Berat bb keseluruhan sebanyak 385 gram, kepentingan pemeriksaan lab 8,5 gram, kepentingan persidangan 8,19, dan yang dimusnahkan hari ini sebanyak 368,31 gram,” ujar Samudi, Rabu (25/8/2021).

Dijelaskan Samudi, sebelum dilakukan pemusnahan, bb akan diperiksa lab terlebih dahulu dihadapan perwakilan Kejaksaan Negeri Tarakan, Kepala Bandara, Pengadilan Negeri Tarakan, Polres Tarakan beserta awak media dan pelaku.

Baca Juga :  Hujan Bakal Guyur Tarakan dari Malam Hingga Pagi, Masyarakat Diminta Waspada

“Dari sampel yang diambil dari bb yang diamankan, dinyatakan bahwa bb positif mengandung narkotika dan harus segera dimusnahkan,” terangnya.

Pantauan benuanta.co.id, sebanyak 368,31 gram bb dimusnahkan dengan cara dilarutkan dan diaduk di dalam ember berisi air, setelah itu di buang ke tempat pembuangan air atau kloset di BNNP Kaltara.

Identitas pelaku yakni laki-laki berinisial S alias BB (39) lahir di Rappang, 31 Desember 1982, bekerja sebagai pembeli kepiting, di Jl. Yos Sudarso, RT 11 (Jembatan Besi) Kel. Lingkas Kec. Tarakan Timur, Kota Tarakan.

Baca Juga :  Ubah Fasilitas Kesehatan dengan Mudah, Mahasiswa Ini Manfaatkan Mobile JKN

“Pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan acaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun,” tutupnya.(*)

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor : Ramli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *