oleh

Gubernur dan Wagub Kaltara Ajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara, Drs H. Zainal Arifin Paliwang SH, M.Hum mengajak masyarakat melakukan proteksi diri dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Dengan prokes, tentunya akan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang belakangan ini mengalami peningkatan.

“Proteksi diri dengan menerapkan protokol kesehatan. Itu adalah salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Gubernur.

Gubernur mengingatkan, masyarakat Kaltara wajib melaksanakan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilisasi atau bepergian). Dengan demikian, masyarakat dapat terhindar dari Covid-19.

Baca Juga :  Percepatan Pembangunan KIPI, Gubernur-Wagub Mediasi Pembebasan Lahan

“Jadi jangan main-main dengan virus ini, karena sangat mematikan, kita harus melakukan proteksi diri, dengan mentaati prokes,” tegas Gubernur Zainal.

Senada dengan Gubernur Zainal, Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara, Dr Yansen TP, M.Si meminta seluruh lapisan masyarakat Kaltara untuk tetap waspada akan situasi saat ini. Mengingat penyebaran Covid-19 di sejumlah provinsi di Indonesia terus terjadi peningkatan.

Baca Juga :  Bina Kader di Perbatasan, Rachmawati Kagum Keaktifan TP-PKK Krayan

“Ingat, kita semua harus waspada menjaga diri sendiri, keluarga, lingkungan kita dan menjaga Kaltara agar tetap aman dan terbebas dari penyebaran Covid-19,” harapnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara per 22 Juni 2021, jumlah penderita Covid-19 diseluruh kabupaten/kota di Kaltara untuk suspek Covid-19 sebanyak 12.542 suspek dengan 217 orang diisolasi. Sedangkan untuk kasus positif Covid-19 di Kaltara terdapat 12.674 kasus.

Baca Juga :  Presiden akan Groundbreaking KIPI pada 16 Desember 2021 Mendatang

Sementara itu, untuk pasien Covid-19 yang sembuh hingga Juni 2021 ini terdapat 12.209 pasien dan 267 pasien masih menjalani perawatan. Selain itu, untuk kasus pasien Covid-19 yang meningal per 21 Juni 2021 saat ini tercatat sebanyak 198 kasus. (mil)

Sumber: DKISP Kaltara
Editor: M. Yanudin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *